Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Federal Reserve Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Menguat
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Federal Reserve Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Menguat
Finansial

Federal Reserve Pangkas Suku Bunga, Dolar AS Menguat

Last updated: Kamis, 19 Desember 2024, 5:05 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA: Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan ke kisaran 4,25%-4,5% pada Rabu (18/12/2024) namun mengisyaratkan penurunan lebih terbatas pada 2025. Keputusan ini diumumkan setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Ketua The Fed Jerome Powell menyebut kebijakan saat ini lebih longgar, dengan total pemangkasan suku bunga 100 basis poin sepanjang 2024. Powell menegaskan The Fed akan berhati-hati mempertimbangkan langkah lebih lanjut.

Langkah bank sentral AS ini memicu penguatan dolar AS ke level tertinggi sejak 2022, menekan nilai tukar mata uang lain, termasuk rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar AS naik 0,9% pada Rabu, mencatatkan lonjakan lebih dari 7% sepanjang 2024. Euro, pound, dan franc Swiss masing-masing melemah 1%, sementara yuan offshore China menyentuh posisi terendah sejak 2023. Para analis menilai penguatan dolar didorong oleh data ekonomi AS yang solid, kebijakan The Fed yang hawkish, serta prospek ekonomi AS yang lebih kuat dibanding negara lain.

Analis Barclays, Skylar Montgomery Koning, menyebut penguatan dolar juga didukung ekspektasi kebijakan moneter ketat serta janji Presiden terpilih Donald Trump terkait tarif perdagangan. Direktur Amundi US Inc, Paresh Upadhyaya, menambahkan sikap hawkish The Fed menjadi faktor utama di balik lonjakan dolar AS, yang terus memperkuat posisi ekonomi AS.

Di sisi lain, mata uang negara berkembang tertekan. Indeks mata uang emerging markets turun 0,4% ke level terendah sejak Agustus. Real Brasil bahkan melemah 3% dalam satu hari akibat kekhawatiran krisis fiskal. Brendan McKenna, analis dari Wells Fargo, memproyeksikan dolar AS akan terus menguat signifikan hingga pertengahan 2025, meskipun diperkirakan mulai melemah pada akhir tahun seiring pemulihan ekonomi global.

Dot plot terbaru The Fed menunjukkan prospek penurunan suku bunga lebih sedikit pada 2025 dibandingkan beberapa bulan lalu. Suku bunga acuan diperkirakan berada di kisaran 3,75%-4% pada akhir tahun, dengan dua kali pemangkasan sebesar 25 basis poin. Beberapa pejabat memperkirakan perlambatan penurunan inflasi sebagai alasan di balik keputusan tersebut.

Keputusan ini juga memengaruhi pasar obligasi dan emas. Imbal hasil obligasi melonjak, sementara harga emas tertekan akibat penguatan dolar AS. Meskipun biasanya suku bunga rendah mendukung harga emas, kondisi saat ini menunjukkan dampak berbeda karena penguatan dolar yang signifikan.

Langkah The Fed ini menegaskan sikap berhati-hati dalam menentukan kebijakan, dengan mempertimbangkan data ekonomi, prospek, dan risiko ke depan.

You Might Also Like

Apa Kabar Industri Kripto Iran

OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.

Isu Kenaikan Gaji PNS Belum Pasti

Lakukan Pelanggaran, OJK Beri Sanksi Administratif ke Bank Neo Commerce

TAGGED: dolar AS, kebijakan The Fed, Rupiah, suku bunga The Fed, The Fed
M. Khamdi 19 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Saham Blue Chip ADRO: Tren Melemah Namun Dividen Jumbo Menanti
Next Article Kasus Donasi Agus Salim Melebar ke Konflik Hukum
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
Apa Kabar Industri Kripto Iran
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih

Latest News

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?