Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Ketika Djarum & Adaro Tegaskan Tak Memihak Paslon di Pilpres 2024
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Ketika Djarum & Adaro Tegaskan Tak Memihak Paslon di Pilpres 2024
Ekonomi BisnisOpini

Ketika Djarum & Adaro Tegaskan Tak Memihak Paslon di Pilpres 2024

Menyeret grup usaha menjadi organ politik untuk memihak paslon pada pilpres tentu sangat tidak elok dan melenceng jauh dari visi-misi sebagai entitas bisnis yang berfokus pada kegiatan ekonomi.  

Last updated: Rabu, 24 Januari 2024, 12:59 PM
By Raden Parwoto
Share
4 Min Read
Foto/Istimewa
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Grup Djarum memastikan tidak akan memihak salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden dalam Pilpres 2024.

Penegasan sekaligus bantahan itu sebagai respons atas pernyataan Presiden Direktur Adaro Garibaldi ‘Boy’ Thohir  yang menyebutkan bahwa Djarum bakal mendukung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Budi Darmawan, Corporate Communication Manager Djarum, menyebut pernyataan tersebut hanya klaim dari Boy Thohir. Dia memastikan Djarum tidak pernah memberikan arahan kepada karyawannya untuk mendukung salah satu paslon di pilpres.

“Mungkin itu hanya klaim Boy Thohir saja. Dari dulu, kami di Djarum ini tidak pernah melakukan hal tersebut (penggalangan suara). Tidak pernah ada penggalangan kamu harus memilih A, kamu harus memilih B, enggak,” ujar Budi dalam keterangannya, seperti dikutip tempo.co, Rabu, (24/1).

Budi juga memastikan Grup Djarum tetap fokus menjalankan bisnis dan tidak akan terpengaruh dengan Pilpres 2024.

Sebelumnya, Boy Thohir mengklaim bahwa sepertiga penyumbang perekonomian di Tanah Air siap membantu memenangkan pasangan Prabowo-Gibran sekali putaran.

Hal itu disampaikan Boy Thohir dalam kapasitasnya yang mewakili relawan Erick Thohir alumnus Amerika Serikat (ETAS) di kawasan Senayan, Jakarta, Senin malam (22/1).

Dalam kesempatan itu, para relawan ETAS yang berjumlah lebih dari 100 lebih itu menyatakan dukungannya untuk Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Boy Thohir juga menyebutkan meskipun kelihatannya sedikit, tapi para relawan tersebut merepresentasikan perekonomian Indonesia yang cukup besar.

“Jadi kalau mereka-mereka mulai dari Djarum Grup, Sampoerna Grup, Adaro Grup, siapa lagi, pokoknya grup-grup semua ada di sini, ada Ninin, the richest wanita in Indonesia, dan semuanya, Pak.”

Ninin, yang disebut oleh Boy, merujuk pada Arini Saraswati Subianto, pengusaha kelapa sawit dan batubara yang masuk daftar orang kaya di Indonesia pada 2021.

Baca juga: Potensi Koalisi 01 & 03 Menguat Jika Pilpres Dua Putaran

Sementara itu, Febriarti Nadira, Head of Corporate Communication Adaro Energy Indonesia, mengatakan pendapat yang disampaikan Boy Thohir pada acara ETAS sebagai pendapat pribadi, tidak mewakili pendapat seluruh karyawan Adaro.

“Pendapat yang disampaikan Bapak Garibaldi Thohir kemarin sebagai salah satu pemilik atau pemegang saham Adaro Group, merupakan pendapat pribadi beliau sebagai warga negara, dan bukan mewakili pendapat seluruh karyawan,” kata Nadira seperti dikutip bisnis.com, Selasa (23/1).

Menurut dia, ⁠Adaro berkomitmen menjalankan good corporate governance (GCG), menghormati dan menjamin kebebasan seluruh karyawan dalam kehidupan dan partisipasi politik sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Entitas Bisnis

Masuk akal kalau Djarum dan Adaro membantah memihak paslon tertentu dalam hajatan Pilpres 2024. Bagaimana pun, sebagai entitas bisnis, terlalu berisiko bagi Djarum atau Adaro untuk melakukan pemihakan kandidat tertentu.

Betapa tidak. Baik Djarum, Adaro atau Grup HM Sampoerna sekalipun bukanlah entitas politik yang leluasa untuk melakukan aksi dukung-mendukung dalam perhelatan politik atau kontestasi jabatan publik seperti pilpres atau pilkada.

Sebagai entitas bisnis, grup usaha tersebut sudah sewajarnya hanya berfokus pada mengembangkan kegiatan ekonomi tanpa harus terlibat dengan urusan politik. Bahwa pemilik atau pegawai/karyawan aneka grup usaha itu memiliki preferensi politik, hal itu tentu merupakan sesuatu yang wajar.

Namun menyeret grup usaha menjadi organ politik untuk memihak paslon pada pilpres tentu sangat tidak elok dan melenceng jauh dari visi-misi sebagai entitas bisnis yang berfokus pada kegiatan ekonomi.

 

You Might Also Like

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih

Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN

Lurah: Jembatan Emas di Persimpangan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

TAGGED: Adaro, Boy Thohir, erick thohir, Garibaldi Thohir, Grup Djarum, HM Sampoerna, Pilpres 2024
Raden Parwoto 24 Januari 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Potensi Koalisi 01 & 03 Menguat Jika Pilpres Dua Putaran
Next Article Pro-Kontra Presiden Boleh Kampanye dan Memihak
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?