Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Pabrik iPhone Pertama di Asia Tenggara: Apple Menuju Indonesia
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Pabrik iPhone Pertama di Asia Tenggara: Apple Menuju Indonesia
PublikTech News

Pabrik iPhone Pertama di Asia Tenggara: Apple Menuju Indonesia

Last updated: Jumat, 14 Februari 2025, 5:35 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA: Apple dikabarkan sedang mempersiapkan produksi iPhone di Indonesia. Menurut laporan dari Nikkei Asia, para pemasok Apple saat ini tengah bersiap untuk memulai produksi iPhone di Tanah Air. Langkah ini diambil sebagai respons atas larangan penjualan iPhone di Indonesia yang berlaku sejak Oktober 2024, akibat ketidakmampuan Apple memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat iPhone. Sertifikat TKDN merupakan syarat wajib bagi perusahaan yang ingin menjual ponsel di Indonesia.

Jika rencana pembangunan pabrik iPhone di Indonesia terealisasi, ini akan menjadi pertama kalinya Apple memproduksi iPhone di kawasan Asia Tenggara. Selama ini, Apple hampir tidak memiliki jejak rantai pasokan iPhone di kawasan ini. Meskipun Apple telah memiliki pabrik di Vietnam, fasilitas tersebut hanya memproduksi produk non-iPhone seperti AirPods, iPad, Apple Watch, dan rencananya laptop MacBook.

Kehadiran pabrik iPhone di Indonesia diprediksi akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian negara. Pembangunan pabrik ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan industri manufaktur teknologi Indonesia. Rantai pasokan iPhone dikenal sebagai salah satu yang paling canggih dalam industri elektronik konsumen, sehingga kehadirannya di Indonesia dapat mendorong kemajuan teknologi dan keterampilan tenaga kerja lokal.

Namun, hingga saat ini, Nikkei Asia belum merinci lokasi pasti maupun timeline pembangunan pabrik iPhone di Indonesia. Sebelumnya, Apple telah menyepakati investasi senilai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 15,95 triliun) untuk mendirikan pabrik aksesori AirTag di Batam. Meskipun demikian, pemerintah Indonesia menilai bahwa pabrik AirTag tersebut belum memenuhi syarat TKDN yang diperlukan untuk mencabut larangan penjualan iPhone.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa produksi AirTag tidak cukup untuk memenuhi persyaratan TKDN iPhone. Pasalnya, pabrik AirTag tidak terlibat langsung dalam produksi iPhone, sehingga tidak dapat dihitung dalam penilaian TKDN untuk perangkat tersebut. Regulasi TKDN, yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017, mewajibkan setiap produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) untuk memenuhi persentase komponen lokal minimum guna mendapatkan izin edar di Indonesia. Produk AirTag tidak termasuk dalam kategori HKT, sehingga tidak memenuhi syarat tersebut.

Langkah Apple untuk memproduksi iPhone di Indonesia dinilai sebagai upaya strategis untuk mematuhi regulasi TKDN sekaligus memperluas pasar di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan proyek ini tidak hanya akan membuka peluang baru bagi Apple, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam menarik investasi teknologi tinggi dan meningkatkan daya saing industri manufakturnya di kancah global.

You Might Also Like

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Selamat Datang “Ijazah Blockchain”

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

5 Ide Bisnis Sampingan Modal Kecil yang Bisa Dimulai Sekarang

TAGGED: Apple, Iphone, iphone bangun pabrik di Indonesia, Sertifikat TKDN, TKDN
M. Khamdi 14 Februari 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Hemat Lebih Banyak! Promo Menarik Deterjen dan Sabun Mandi di Februari 2025
Next Article Apakah WhatsApp yang Sudah Terenkripsi End-to-End Masih Bisa Disadap?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?