Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Mahfud MD: Pilkada Jakarta 2024 Perlihatkan Pengaruh Jokowi Tidak Signifikan
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Mahfud MD: Pilkada Jakarta 2024 Perlihatkan Pengaruh Jokowi Tidak Signifikan
Politik

Mahfud MD: Pilkada Jakarta 2024 Perlihatkan Pengaruh Jokowi Tidak Signifikan

Last updated: Rabu, 11 Desember 2024, 5:52 PM
By Sarjito Hambeng
Share
2 Min Read
SHARE

JAKARTA: Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai Pilkada Jakarta 2024 mencerminkan perkembangan demokrasi Indonesia yang sesuai harapan. Menurut Mahfud, minimnya pengaruh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam proses pemilu tersebut menjadi indikator penting.

“Pak Jokowi tidak memiliki pengaruh signifikan. Di Jakarta, dukungan Pak Jokowi secara lisan kepada Ridwan Kamil tetap tidak berhasil,” ungkap Mahfud dalam siniar “Terus Terang” di YouTube Mahfud MD Official, Rabu (11/12/2024).

Hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU Jakarta menunjukkan pasangan nomor urut 03, Pramono Anung-Rano Karno, meraih 50,07% suara. Mahfud menilai hal ini mencerminkan melemahnya hegemoni Jokowi di pilkada, termasuk di daerah lain seperti Tangerang, Bandung, Karanganyar, dan Jambi, di mana calon yang mendapat endorsement Jokowi juga kalah.

Mahfud mengimbau masyarakat agar tidak paranoid terhadap pengaruh Jokowi, mengingat ia kini sudah tidak lagi menjadi penguasa. “Pak Jokowi sekarang hanya orang biasa yang berpengaruh. Hak politiknya sah selama tidak melanggar hukum,” ujarnya.

Mahfud juga berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terpilih dapat bersinergi dengan cepat, mengingat banyak program nasional yang akan dilaksanakan di daerah.

Ia pun menegaskan pentingnya sikap netral seorang presiden dalam pemilu, kecuali jika presiden tersebut mencalonkan diri. “Undang-undang meminta presiden untuk netral dalam pemilu, dan itu harus ditaati,” tutup Mahfud.

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Mahfud MD, netralitas presiden, pengaruh Jokowi, Pilkada Jakarta
Sarjito Hambeng 11 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Jadwal SNPMB 2025 Telah Diluncurkan, Termasuk Kuota Mahasiswa Baru
Next Article Demokrat Perlu Berlapang Dada Terima Kekalahan di Pilkada Jakarta 2024
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?