JAKARTA: Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut menghadiri acara Apel Siaga: Warga Kota Kawal TPS dan Rapat Akbar Warga Kota di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, Anies secara terbuka menyatakan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Anies optimistis dengan elektabilitas Pramono-Rano yang semakin meningkat, serta berharap program-program unggulan yang ia jalankan semasa menjabat dapat dilanjutkan oleh paslon tersebut. “Mudah-mudahan keberlanjutan program di Jakarta akan berjalan baik di bawah kepemimpinan Mas Pram,” ujar Anies. Ia juga mengimbau pendukungnya, yang dikenal sebagai Anak Abah, untuk memberikan dukungan kepada pasangan ini.
Dalam acara tersebut, Anies menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta. Pertama, masyarakat diimbau untuk aktif menggunakan hak pilih pada 27 November mendatang. Kedua, masyarakat diajak mengawasi proses Pilgub agar bebas dari intervensi. Ketiga, warga diminta memastikan pemungutan suara berjalan jujur dan adil.
Pramono Anung sendiri mengungkapkan bahwa kehadiran Anies Baswedan membawa dampak positif dalam upaya menekan angka golongan putih (golput). Menurutnya, survei sebelumnya menunjukkan angka golput di atas 20 persen, tetapi ia yakin angka ini akan menurun seiring dengan meningkatnya partisipasi publik.
Pasangan Pramono-Rano juga berkomitmen untuk melanjutkan program-program baik yang telah berjalan di Jakarta, termasuk inisiatif dari Anies Baswedan. “Program yang baik tentu akan kami teruskan,” tegas Pramono.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai dukungan Anies bisa mendongkrak elektabilitas Pramono-Rano, meski dampaknya bervariasi di antara kelompok pendukungnya. Menurut Jamil, hanya pendukung yang sekadar pengikut yang cenderung mendukung pasangan ini. Sebaliknya, pendukung fanatik masih ragu memberikan suara karena perbedaan politik antara Anies dan partai pengusung Pramono-Rano, yakni PDIP.
Meski demikian, survei menunjukkan tren positif bagi paslon nomor 3. Menurut SMRC, elektabilitas Pramono-Rano mencapai 46 persen, melampaui Ridwan Kamil-Suswono (39,1 persen) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (5,1 persen). Survei Litbang Kompas juga mencatat persaingan ketat antara Pramono-Rano (38,3 persen) dan Ridwan Kamil-Suswono (34,6 persen).
Dengan dukungan relawan dan kehadiran tokoh berpengaruh seperti Anies, pasangan Pramono-Rano optimistis bisa memenangkan Pilgub Jakarta 2024.

