JAKARTA (Sketsa.co) — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), secara resmi menyatakan dukungan untuk pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam Pilpres 2024 di suatu acara di Makassar belum lama ini.
Dukungan itu disampaikan oleh Juru Bicara JK, Husain Abdullah, yang menyatakan bahwa JK merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan rakyat memilih pemimpin yang tepat untuk lima tahun ke depan.
Husain menekankan bahwa dukungan JK kepada Anies-Cak Imin didasarkan pada rekam jejak Anies Baswedan. JK menganggap Anies memiliki keunggulan dalam pengetahuan, pengalaman, kejujuran, dan integritas, sehingga dianggap sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Indonesia.
Meskipun sebelumnya JK diketahui bersikap netral, Husain menyatakan bahwa JK, yang pernah menjabat sebagai Wapres RI untuk dua presiden berbeda (SBY dan Jokowi), melihat Anies sebagai murid politiknya.
JK berpendapat bahwa Anies memiliki keunggulan dalam aspek-aspek tersebut, dan oleh karena itu, ia yakin Anies adalah pemimpin yang tepat untuk Indonesia ke depan.
Husain juga menegaskan bahwa JK tidak akan memberikan komentar terhadap capres lainnya, namun JK memberikan edukasi dan tips kepada masyarakat tentang bagaimana memilih pemimpin yang memiliki etika baik, tidak pemarah, terbuka terhadap kritik, dan adil. Menurut JK, seorang pemimpin harus memahami dasar ekonomi, tidak boros, dan memiliki dasar agama yang kuat.
Murid Politik
Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan JK mendukung Anies Baswedan, dan dalam video tersebut, JK mengungkapkan bahwa Anies adalah murid politiknya. JK memberikan penilaian positif terhadap Anies, menyebutnya sebagai pemimpin yang cepat mengerti dan mampu menyelesaikan masalah. JK juga menekankan pentingnya pemimpin yang memahami dasar ekonomi untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
Saat ini JK dikenal sebagai politisi senior Partai Golkar. Meski tak menjabat posisi apapun di struktur kepengurusan Golkar, mantan Ketum Golkar itu dinilai masih memiliki pengaruh cukup signifikan di partai warisan Orde Baru tersebut.
Baca juga: Pakai Dasi Kuning, Akankah Jokowi Segera Mengenakan Jaket Kuning?
Golkar sendiri resmi berkoalisi dengan Gerindra, PAN dan Demokrat mengusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada pilpres mendatang.
Dengan manuver JK memberikan dukungan ke pasangan Anies-Cak Imin, akankah hal itu berimbas pada penurunan elektabilitas Prabowo-Gibran?

