JAKARTA (Sketsa.co) — Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, yakin bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 03 akan memenangkan Pemilihan Presiden 2024, meskipun hasil survei menunjukkan elektabilitas mereka masih tertinggal.
Arsjad menunjukkan keyakinannya dengan mengingatkan bahwa Ganjar sebelumnya berhasil memenangkan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2013, meski pada awalnya elektabilitasnya kalah dengan gubernur petahana Bibit Waluyo.
“Waktu Mas Ganjar mulai jadi gubernur waktu itu angka delapan persen, Pak Bibit waktu itu sudah 30%. Tapi siapa yang menang akhirnya jadi gubernur adalah Mas Ganjar. Jadi kita harus percaya bahwa kita bisa menang,” kata Arsjad dalam acara deklarasi Progresif di Gedung SMESCO, Jakarta, Jumat (8/12).
Arsjad menetapkan target bahwa Ganjar-Mahfud harus memenangkan satu putaran dengan perolehan suara sebanyak 54%. Ia juga mengingatkan pendukung Ganjar agar tidak terlalu mempercayai hasil survei dari lembaga tertentu yang menunjukkan elektabilitas Ganjar tertinggal dibandingkan dengan calon lainnya.
“Kita mempunyai target, tetap kita harus optimis menang 54%, menang. Jangan percaya dengan angka-angka yang ada, jangan terkilah dengan angka-angka yang ada,” ujar Arsjad.
Baca juga: Survei PatraData: Tiga Capres-Cawapres Bersaing Ketat di Pulau Jawa
Selain itu, Arsjad mengajak relawan pendukung Ganjar untuk menggunakan cara-cara kreatif dalam memperkenalkan pasangan Ganjar-Mahfud kepada masyarakat. Ia memberi contoh, seperti pedagang yang dapat memasang spanduk gambar Ganjar-Mahfud di warung atau kemasan minuman mereka.
“Apa saja, pokoknya kita harus bisa memperkenalkan, memberitahu pada rakyat…inilah pemimpin bangsa kita untuk menuju Indonesia emas 2045,” katanya.

