JAKARTA (Sketsa.co) — Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA baru-baru ini merilis hasil survei terbarunya mengenai preferensi calon presiden (capres) yang dipilih oleh pemilih dari organisasi masyarakat (ormas) dan partai Islam.
Dalam survei ini, elektabilitas Anies Baswedan tampaknya lebih tinggi dibandingkan dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo bagi pemilih yang terafiliasi dengan partai Islam.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada Agustus 2023, di mana partai Islam berhasil meraih dukungan sebesar 18,2%. Dalam konteks ini, Anies Baswedan unggul dengan selisih 3,1% dari Prabowo Subianto, yang berada di posisi kedua dengan dukungan sebesar 28,3%, dan Ganjar Pranowo di posisi ketiga dengan dukungan sebesar 28,1%.
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, menyampaikan pandangannya dalam rilis survei virtual pada 19 September 2023. Dia menyoroti potensi pengaruh positif terhadap elektabilitas Anies jika partai Islam terus berkembang. Namun, Ardian juga mencatat bahwa saat ini partai Islam masih belum memiliki kekuatan yang cukup, sehingga elektabilitas Anies secara keseluruhan belum mengalami peningkatan signifikan.
Ardian menjelaskan bahwa ada empat partai yang termasuk dalam kategori partai Islam, yaitu PKB, PKS, PAN, dan PPP. Keempat partai ini juga berhasil mendapatkan kursi di DPR pada Pemilu 2019.
Simulasi Head to Head
Selain itu, dalam survei ini, LSI Denny JA juga melakukan simulasi pertarungan head-to-head antara tiga pasangan calon presiden potensial, yaitu Anies, Prabowo, dan Ganjar. Simulasi ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Prabowo versus Ganjar, Prabowo versus Anies, dan Ganjar versus Anies.
Hasil simulasi pertama, yaitu Prabowo versus Ganjar, menunjukkan bahwa Prabowo unggul dengan selisih 11,7% atas Ganjar. Ardian menyatakan bahwa Prabowo meraih dukungan sebesar 53%, sedangkan Ganjar hanya mendapatkan dukungan sebesar 41,3%.
Namun, ketika Prabowo berhadapan dengan Anies Baswedan, Anies unggul dengan selisih 6,8%. Ardian mengungkapkan bahwa Anies mendapatkan dukungan sebesar 43,5%, sementara Prabowo hanya mendapatkan dukungan sebesar 36,7%.
Dalam pertarungan head-to-head antara Anies dan Ganjar, hasil akhirnya menunjukkan bahwa elektabilitas Anies unggul dengan dukungan sebesar 50,3%, sementara Ganjar hanya mendapatkan dukungan sebesar 34%.
Baca juga: Skenario Hanya Dua Poros Koalisi di Pilpres 2024
Survei LSI Denny JA ini dilakukan pada periode 1-8 Agustus 2023 dengan melibatkan 1.200 responden dengan wawancara tatap muka dari rumah ke rumah. Metodologi survei ini menggunakan multistage random sampling yang mencakup seluruh wilayah Indonesia. Margin of error dalam survei ini adalah sebesar 2,9%.
Pertanyaannya, adakah fakta bahwa dukungan kuat dari para pemilih partai Islam ke Anies tersebut memberikan signifikasi bagi prospek keterpilihannya di pilpres mendatang?
Tantangan terbesar Anies tampaknya justru bagaimana dia menarik dukungan sebesar-besarnya dari kalangan para pemilih partai nasionalis. Bukan sesuatu yang mudah, tentu saja.

