Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Pilpres 2024 Jadi Arena Kompetisi Tiga King Maker?
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Pilpres 2024 Jadi Arena Kompetisi Tiga King Maker?
Politik

Pilpres 2024 Jadi Arena Kompetisi Tiga King Maker?

Burhanudin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, menilai Pilpres 2024 merupakan ajang kompetisi yang kompleks. Selain terjadi perang antar-relawan pendukung masing-masing capres, juga terjadi rivalitas di antara king maker.

Last updated: Selasa, 22 Agustus 2023, 11:33 AM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Foto/Istimewa
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Burhanudin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, menilai Pilpres 2024 merupakan ajang kompetisi yang kompleks. Selain terjadi perang antar-relawan pendukung masing-masing capres, juga terjadi rivalitas di antara king maker.

Menurut Burhanudin, king maker yang muncul adalah Surya Paloh yang mengusung Anies Baswedan, Megawati Soekarnoputri yang mengusung Ganjar Pranowo, dan Presiden Jokowi   yang menentukan peta Pilpres 2024.

“Yang paling menentukan adalah kompetisi tiga king maker. Pertanyaannya, seberapa kompleks hubungan Megawati dan Jokowi? Itu ditentukan bagaimana mereka bisa membuat konsensus,” ujarnya, Sabtu (13/5).

Artinya, pada titik tertentu kepentingan keduanya bisa sama dan bisa juga berbeda dengan PDIP.

Sebelumnya, Burhanudin mengungkapkan terpecahnya dukungan relawan Jokowi ke Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dikarenakan belum adanya arahan tunggal dari Presiden Jokowi.

Transformasi Jokowi

Dengan tingkat kepuasan publik (approval rating) yang relatif tinggi terhadap kinerjanya sebagai Presiden, menjelang mengakhiri periode kedua jabatan kepresidenannya, harus diakui Jokowi telah bertransformasi menjadi king maker—sosok yang memiliki pengaruh besar turut menentukan penggantinya ke depan.

Dari sekian ketua umum partai politik pemilik kursi di parlemen pro-pemerintahan Jokowi, sejauh ini yang tampak memiliki independensi kuat hanya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh.

Faktanya, Megawati telah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal capres. Hal yang sama telah dilakukan lebih awal oleh Surya Paloh saat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres (3 Oktober 2022), di mana ketika itu yang bersangkutan tinggal menghitung hari untuk mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dengan kata lain, Megawati dan Surya Paloh terlihat relatif independen terhadap Jokowi dalam kaitan memutuskan sosok yang diusung sebagai bakal capres untuk Pilpres 2024.

Baca juga: Dinilai Terapkan Politik ‘Sigar Jambe’, Jokowi Berupaya Satukan Ganjar-Prabowo

Hal berbeda ditampilkan oleh para ketum partai pro-pemerintah lainnya, yakni Gerindra, Golkar, PKB, dan PAN. Mereka konon bahkan mengharapkan adanya “cawe-cawe” Presiden Jokowi terkait dengan penentuan sosok bakal capres dan cawapres yang akan diusung.

Itulah mengapa, saat empat partai tersebut mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai bakal capres pada Minggu (13/8), muncul spekulasi bahwa ada keterlibatan Jokowi di balik hajatan yang terkesan digelar mendadak tersebut.

Jokowi sendiri membantah dirinya terlibat dalam penentuan sosok bakal capres dari partai atau koalisi partai, karena dirinya bukan ketum partai. Dia juga membantah dirinya sebagai “Pak Lurah”, sebutan yang sering dilontarkan sejumlah pihak merujuk pada sosoknya terkait dengan arahan menghadapi pilpres mendatang.

“Saya bukan Pak Lurah. Saya Presiden Republik Indonesia,” tegas Jokowi saat berpidato di depan Sidang Umum MPR (16/8).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Burhanudin Muhtadi, Jokowi, Megawati, Pilpres 2024, rivalitas antar-king maker, Surya Paloh
Raden Parwoto 22 Agustus 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dinilai Terapkan Politik ‘Sigar Jambe’, Jokowi Berupaya Satukan Ganjar-Prabowo
Next Article Mungkinkah PDIP-Nasdem Berkoalisi Usung Ganjar-Anies?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?