JAKARTA (Sketsa.co) — Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei yang menyebutkan Walikota Surakarta (Solo) Gibran Rakabuming Raka menjadi kandidat calon wapres terpopuler dan paling disukai untuk menjadi pendamping bakal capres Prabowo Subianto.
Lalu, apa respons putra sulung Presiden Joko Widodo itu soal hasil survei tersebut? “Ya nggak mungkinlah ya, salah mungkin. Salah surveine (surveinya),” kata Gibran, Selasa (15/8). Dia malah meminta agar survei tersebut direvisi.
“Nggak mungkin tinggi, saya nggak pernah ngapa-ngapain…nggak pernah kampanye, nggak mungkin tinggi. Sangat aneh itu, nggak ngapa-ngapain tapi tinggi,” katanya.
Rilis hasil survei LSI Denny JA pada Senin (14/8) yang bertajuk ‘Gibran, Generasi Milenial & Pertarungan Cawapres 2024’ menyebutkan bahwa Gibran merupakan satu-satunya wakil dari generasi milenial yang masuk dalam empat tokoh kandidat cawapres untuk Prabowo.
Pengumpulan data survei LSI Denny JA dilakukan pada periode 3-15 Juli 2023 dengan melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sample menggunakan metodologi multistage random sampling dan dilengkapi riset kualitatif. Survei ini disebut mempunyai margin of error +- 2,9%.
Di antara empat sosok bacawapres, Gibran menjadi yang paling populer dengan raihan 66,5%, disusul Menteri BUMN Erick Tohir 61,8%, lalu Ketum Golkar Airlangga Hartarto 52,3%, terakhir Ketum PKB Muhaimin Iskandar 43,1%.
Selain itu, Gibran juga menjadi sosok yang paling disukai dengan raihan dukungan suara 82,6%, disusul Erick Thohir 77,1%, lalu Muhaimin Iskandar 62% dan terakhir Airlangga: 52,5%
Usia Kandidat Capres-Cawapres
Seperti diketahui, belakangan nama Gibran santer dikaitkan dengan uji materi UU Pilpres di Mahkamah Konstitusi sehubungan penurunan batas usia minimal capres-cawapres agar menjadi minimal 35 tahun dari ketentuan 40 tahun, atau punya pengalaman di pemerintahan. Gibran saat ini berusia 35 tahun dan tengah menjadi kepala daerah.
Konon, jika uji materi pasal batas minimal usia capres-cawapres itu dikabulkan MK, maka Gibran akan didorong sejumlah partai untuk maju sebagai bacawapres mendampingi Prabowo Subianto, antara lain Partai Solidaritas Indonesia dan Gerindra.
Baca juga: Usai Golkar dan PAN Merapat ke Prabowo, Anies “Terkunci” dengan Sosok AHY
Persoalannya, Gibran sejauh ini merupkan kader PDI Perjuangan sama seperti Presiden Jokowi. Dan seperti diketahui, PDIP telah mencapreskan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Mungkinkah pada saatnya Gibran akan hengkang dari PDIP dan menerima desakan menjadi bacawapres pendamping Prabowo seperti yang diwacanakan sebagian pihak akhir-akhir ini?

