Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: PK Moeldoko Ditolak, Posisi AHY di Koalisi Pro-Anies Menguat
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » PK Moeldoko Ditolak, Posisi AHY di Koalisi Pro-Anies Menguat
Politik

PK Moeldoko Ditolak, Posisi AHY di Koalisi Pro-Anies Menguat

Dengan penolakan permohonan PK oleh Moeldoko, otomatis kepengurusan DPP Partai Demokrat yang dipimpin AHY secara hukum mengalami penguatan dan tak tergoyahkan. Ini berarti kekhawatiran yang sempat diungkapkan bahwa langkah pencapresan Anies Baswedan berpotensi dijegal jika PK Moeldoko dikabulkan bisa dihindarkan.

Last updated: Kamis, 10 Agustus 2023, 4:23 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Kandas sudah upaya hukum terakhir yang dilakukan kubu Jenderal TNI (Purn) Moeldoko terkait dengan klaim kepemimpinan DPP Partai Demokrat menyusul permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukannya ke Mahkamah Agung (MA) ditolak.

Dalam kasus ini, pihak yang digugat pihak Moeldoko adalah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly serta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Tolak,” demikian bunyi putusan PK yang dirilis laman MA seperti terlihat pada Kamis (10/8).

Permohonan PK yang diajukan Moeldoko tercatat dengan nomor perkara 128 PK/TUN/2023. Anggota majelis hakim agung yang memeriksa permohonan PK tersebut Lulik Tri Cahyaningrum dan Cerah Bangun, sementara panitera pengganti Adi Irawan.

Perkara itu berawal dari klaim kubu Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. Namun, upaya pendaftaran kepengurusannya ditolak Menkumham.

Kubu Moeldoko kemudian mengambil jalur hukum dengan mengajukan gugatan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat yang telah disahkan oleh Menkumham ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Gugatan Moeldoko tersebut dikalahkan di tingkat pertama, banding, dan juga kasasi. Moeldoko lalu melanjutkan dengan mengajukan permohonan PK.

AHY sendiri dengan tegas menyatakan bahwa mereka akan menghadapi segala upaya yang dilakukan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko untuk merebut posisi kepemimpinan Partai Demokrat, termasuk upaya PK yang ditempuhnya.

“Meskipun Demokrat terus menghadapi gangguan, kami yakin, tim hukum kami yakin, dan masyarakat juga yakin bahwa tidak ada celah hukum bagi Moeldoko untuk menang,” kata AHY.

Kepemimpinan AHY Menguat

Dengan penolakan permohonan PK oleh Moeldoko, otomatis kepengurusan DPP Partai Demokrat yang dipimpin AHY secara hukum mengalami penguatan dan tak tergoyahkan.

Ini berarti kekhawatiran yang sempat diungkapkan bahwa langkah pencapresan Anies Baswedan berpotensi dijegal jika PK Moeldoko dikabulkan bisa dihindarkan.

Baca juga: Saat ‘Timing’ Pengumuman Cawapres Anies Jadi Persoalan

Dampaknya, posisi AHY sebagai salah satu petinggi di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (Nasdem, Demokrat dan PKS) pun mengalami penguatan. Alhasil, peluangnya untuk didapuk sebagai bakal cawapres pendamping Anies niscaya juga menjadi makin besar.

Bagaimanapun, Anies, Nasdem dan PKS tak bisa menafikan begitu saja posisi dan peran krusial AHY dan Demokrat sebagai mitra penting untuk menghadapi Pilpres 2024.

Kini, satu-satunya kemungkinan Anies gagal nyapres adalah jika salah satu partai, entah Nasdem, Demokrat atau PKS, tiba-tiba menemukan alasan untuk hengkang dari Koalisi Perubahan, misalnya tidak sepakat dengan sosok bakal cawapres yang dipilih Anies…

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: bakal cawapres Anies Baswedan, klaim kepemimpinan Partai Demokrat, KSP Moeldoko, kubu AHY menguat, PK ditolak MA
Raden Parwoto 10 Agustus 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Saat ‘Timing’ Pengumuman Cawapres Anies Jadi Persoalan
Next Article Pastikan Kaesang Tak Maju Pilwakot, Jokowi Risih Dituding Bangun Dinasti?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?