JAKARTA (Sketsa.co) — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memiliki pandangan yang sejalan dengan Gerindra dalam konsep pembangunan bangsa.
Prabowo memuji PSI karena memiliki anggota muda yang kritis dan berkomitmen dalam membangun bangsa. Pernyataan tersebut diungkapkan Prabowo setelah melakukan kunjungan ke markas PSI di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (2/8). Prabowo datang bersama beberapa elite partai Gerindra seperti Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman, dan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Kunjungan Prabowo disambut Ketua Umum PSI Giring Ganesha, dan beberapa elite PSI lainnya. Selama pertemuan, keduanya tidak banyak bicara dan hanya memberikan senyuman kepada awak media.
Prabowo menyampaikan bahwa pandangan dan visi kedua partai memiliki banyak kesamaan. Namun, dalam pertemuan tersebut, belum ada komitmen yang diambil terkait dengan Pilpres 2024. Meskipun begitu, Prabowo mengatakan bahwa kedua partai akan bertemu lagi dalam waktu dekat, dan kali ini Gerindra akan menjadi tuan rumah.
Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, juga mengungkapkan bahwa partainya saat ini berpegang teguh pada komando Presiden Jokowi terkait Pilpres 2024.
PSI ingin melihat kelanjutan program yang telah dicanangkan oleh Jokowi selama sembilan tahun dalam membangun bangsa. Jika presiden berikutnya tidak memiliki komitmen yang sama dalam memajukan pembangunan, hal tersebut dianggap akan sia-sia dan membuang-buang energi, waktu, dan biaya.
Kunjungan Prabowo ini terjadi setelah PSI mengutus seorang kader untuk menghadiri deklarasi dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) atas pencapresan Prabowo pada Minggu (30/7).
PSI sendiri sejak dini telah mengumumkan dukungan untuk Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 melalui hasil rembuk rakyat atau penjaringan nama capres yang dilakukannya.
Terhormat
Grace Natalie mengungkapkan bahwa partainya merasa terhormat karena dikunjungi Prabowo Subianto. PSI sangat berterima kasih dan senang karena Prabowo mau mengunjungi mereka, terutama karena PSI dianggap sebagai partai kecil.
“Kami keluarga besar PSI sangat menghargai kunjungan beliau,” katanya.
Baca juga: Tak Mungkin Dukung Anies, Golkar Tinggal Pilih Ganjar atau Prabowo
Grace menyebut bahwa PSI adalah partai yang belum mencapai kursi di parlemen pada pemilu sebelumnya, dengan perolehan suara sekitar 1,89% pada Pemilu 2019. Menurut Grace, PSI diisi anggota muda dan pemula, tetapi Prabowo dan Gerindra bersedia untuk datang dan bertemu dengan mereka.
“Kalau di tempat lain, mungkin kami yang diminta untuk ke sana, kalau perlu sambil merangkak. Kalau di sini, Pak Prabowo yang berkenan hadir mendatangi kami di kantor PSI,” tambahnya.
Harus diakui, sikap Prabowo yang tak segan-segan menyambangi PSI merupakan langkah simpatik, yang bukan tak mungkin berujung pada pembalikan sikap politik PSI untuk memberikan dukungan kepada pencapresan Prabowo.
Apalagi, seperti diketahui, PDIP tampak kurang menyambut antusias saat PSI lebih dini memberikan dukungan atas pencapresan Ganjar Pranowo.

