JAKARTA (Sketsa.co) — Setelah sempat diwarnai munculnya nama Yenny Wahid sebagai salah satu kandidat kuat bakal calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), hingga selang beberapa hari setelah bakal capres Anies Baswedan pulang dari melaksanakan ibadah haji, Rabu (12/7) belum ada gelagat apapun akan ada pengumuman atau pendeklarasian bacawapres pendampingnya.
Anies sendiri sempat mengisyaratkan akan mengumumkan nama bacawapresnya sepulang melaksanakan ibadah haji, namun memang dia tak pernah memberikan ancar-ancar kapan pastinya hal itu akan dilakukan.
Sempat beredar spekulasi Anies akan mengumumkan bacawapresnya pada momen Apel Siaga Perubahan yang akan digelar Partai Nasdem pada Minggu (16/7) di GBK, Senayan, Jakarta. Namun, lagi-lagi pada hajatan ini dipastikan tidak ada pengumuman nama bacawapres pendamping Anies.
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali dalam jumpa pers di Nasdem Tower, Rabu (12/7), menegaskan bahwa tidak akan ada deklarasi mengenai bacawapres Anies dalam Apel Siaga Perubahan.
Partai Nasdem sedang menunggu Anies untuk menggunakan mandat yang diberikan oleh tiga partai politik pengusungnya untuk melakukan komunikasi politik dengan tokoh-tokoh potensial di Tanah Air. Oleh karena itu, belum ada pernyataan resmi dari partai yang mengusung Anies mengenai kapan akan diumumkannya pasangan bacawapres.
Yenny dan AHY
Saat ini, selain Yenny Wahid (putri mendiang Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid), ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, sebagai kandidat bacawapres potensial untuk mendampingi Anies. Namun, sejauh ini tidak ada konfirmasi resmi mengenai siapa yang akan menjadi bakal calon wakil presiden dari KPP.
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief pernah mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi dukungan terhadap bacapres Anies Baswedan jika tak kunjung mendeklarasikan bacawapres pada Juni 2023.
“Kalau Juni belum deklarasi berpasangan, kemungkinan Demokrat akan mengevaluasi,” kata Andi Arief kepada wartawan, Senin (5/6).
Baca juga: Pemilu 2024: PDIP dan Gerindra Bersaing atau Bersekutu?
Sementara anggota Tim Delapan KPP Sugeng Suparwoto dalam keterangannya, Rabu (21/6) mengatakan bahwa sosok bacawapres pendamping Anies telah disepakati.
“Soal pembahasan cawapres sudah dapat dikatakan selesai. Satu nama sudah di kantong bacapres Anies, mari kita tunggu siapa tahu sekembali Pak Anies dari ibadah haji akan ditentukan momentum terbaik untuk mendeklarasikan pasangan capres-cawapres Koalisi Perubahan,” tutur Sugeng.
Yang paling anyar, saat ditanya wartawan soal nama bacawapres yang sudah dikantonginya, Anies malah balik bertanya dengan setengah bercanda bahwa hari itu dirinya tidak memakai baju berkantong.
“Kantong di mana? Enggak ada kantong, mana ya…,” katanya saat kunjungan ke Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Jumat (14/7).
Lagi-lagi, Anies seperti hendak mengirim pesan kepada khalayak bahwa soal nama bacawapres dan momen pengumumannya menjadi bagian dari strategi atau taktik menghadapi rangkaian menuju Pilpres 2024.

