JAKARTA (Sketsa.co) — Kalau ada sedikit menteri yang diprediksi akan tetap eksis di lingkaran kekuasaan siapapun presiden terpilih hasil Pilpres 2024 nanti, dua nama ini harus segera disebut: Sandiaga Uno dan Erick Thohir. Betapa tidak?
Sandiaga Uno adalah sosok muda yang memenuhi segala kualifikasi untuk menjadi salah satu elite penting di Republik ini: pengusaha sukses, punya jejaring bisnis kuat dan berpengaruh, kecanggihan profesionalnya tak diragukan, lulusan Amerika Serikat, dan tak kalah penting punya background “santri modern”.
Sebelas-duabelas dengan Sandiaga adalah Erick Thohir, yang kebetulan karibnya sejak remaja. Erick juga pengusaha muda sukses, jejaring dan gurita bisnisnya sangat kuat dan sebagian “berisisan” dengan bisnis Sandiaga sebagai sesama “genk Astra”, juga lulusan AS, serta punya latar sebagai “santri modern”.
Soal kecanggihan dan kegesitan Sandiaga dan Erick, sepak terjang keduanya sebagai menteri tentu telah berbicara banyak. Kecakapan mereka sebagai pengusaha/entreprenuer teruji di kabinet. Baik Menparekraf Sandiaga Uno maupun Menteri BUMN Erick Thohir adalah dua dari sekian menteri yang kinerjanya menonjol dan berprestasi.
Layak Cawapres
Tak heran Jokowi menyebut keduanya layak menjadi kandidat cawapres pendamping Ganjar Pranowo (bakal capres PDIP), di antara sekian nama kandidat yang disebut sang presiden yang notabene juga kader PDIP tersebut.
Sejauh ini, Sandiaga yang bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah diusulkan secara resmi oleh partai berlambang Ka’bah tersebut sebagai bakal cawapres untuk Ganjar Pranowo. Begitupun Erick Thohir juga telah disodorkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) kepada PDIP sebagai kandidat cawapres Ganjar.
Terkhusus Erick, bahkan PAN juga telah mengajukan nama Ketua Umum PSSI itu kepada Partai Gerindra untuk dipertimbangkan sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.
Baca juga: Liga Cawapres Ganjar Pranowo: Dari Sandi, Erick, TGB Hingga AHY
Akankah Sandiaga dan Erick bakal mulus menapaki karirnya menjadi kandidat cawapres di Pilpres 2024?
Andaipun salah satu atau keduanya tak mendapatkan tiket sebagai cawapres, entah untuk Ganjar atau Prabowo (khusus Erick Thohir), rasanya dua tokoh tersebut tetap akan dilibatkan atau diajak untuk gabung dalam pemerintahan oleh siapapun presiden terpilih nantinya.
Alasannya sederhana, ungkap seorang jurnalis senior bidang ekonomi-bisnis-politik, sosok Sandiaga Uno dan Erick Thohir itu mewakili kebutuhan akan hadirnya sosok tangguh atau ‘super minister’ layaknya Luhut Binsar Pandjaitan di kabinet Presiden Jokowi dua periode. Ya, Sandiaga dan Erick memenuhi kualifikasi untuk menggantikan peran penting sosok seperti Luhut yang hampir bisa dipastikan akan “undur diri” dari gegap gempita pemerintahan pasca lengsernya Jokowi pada Oktober 2024…
Singkat kata, Sandiaga dan Erick memenuhi persyaratan sebagai ‘perdana menteri’ di kabinet bentukan presiden hasil Pilpres 2024.

