JAKARTA (Sketsa) — Tzu Chi Hospital berencana membuka layanan transplantasi sumsum tulang mulai Juli 2023 yang didukung sejumlah dokter spesialis dan perawat yang berpengalaman dengan proses transplantasi sumsum tulang.
Selain menghadirkan layanan transplantasi sumsum tulang, Tzu Chi Hospital seperti dikutip dari situs https://daaitv.co.id, juga memiliki empat layanan unggulan lainnya, yakni perawatan paliatif, penanganan kanker, bedah saraf, serta perawatan ibu dan anak untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh masyarakat umum.
Melalui sejumlah fasilitas kesehatan ini, Tzu Chi Hospital diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam melaksanakan transformasi kesehatan dan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di dalam negeri.
Harapannya, ini dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan mendorong berkurangnya minat masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri, sehingga potensi kerugian devisa negara dapat diminimalkan.
Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pasien dan keluarga, Tzu Chi Hospital menyediakan konsep pelayanan one stop service. Melalui konsep tersebut, diharapkan pasien dapat dilayani semaksimal mungkin di satu tempat. Mulai dari pendaftaran, konsultasi dokter, pembayaran, hingga pengambilan obat.
Terima Pasien BPJS
Selain menawarkan fasilitas lengkap, Tzu Chi Hospital di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo pada Rabu (14/6), juga menerima pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
Pendirian Tzu Chi Hospital didasari oleh banyaknya masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Data menunjukkan bahwa sekitar 2 juta WNI pergi ke luar negeri untuk berobat dan mengeluarkan devisa hingga Rp97 triliun per tahun.
Selain itu, Tzu Chi Hospital juga didirikan untuk memenuhi kebutuhan pasien dari golongan masyarakat berpenghasilan rendah yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan optimal.
Untuk mendukung hal ini, Tzu Chi Hospital saat ini menerima pelayanan dengan pembayaran pribadi, asuransi, dan juga BPJS dengan rujukan (untuk rawat jalan) serta kondisi darurat.
Direktur Umum Tzu Chi Hospital Suriadi menjelaskan bahwa prinsip utama rumah sakit ini adalah memberikan pelayanan yang sama kepada semua pasien tanpa memandang status atau latar belakang ekonomi.
“Kami tidak membedakan fasilitas yang kami berikan, yang membedakan hanya metode pembayarannya. Jika pasien datang dengan BPJS, kami akan membantu dengan pembayaran BPJS, jika pasien memiliki asuransi, kami akan membantu dengan asuransi, dan jika pasien membayar sendiri, kami akan membantu dengan pembayaran pribadi,” kata Suriadi seperti dikutip dalam kanal YouTube “DAAI Magazine” pada Jumat, (16/6).
Selain itu, Suriadi juga menyatakan bahwa ada banyak kejadian kecelakaan di mana pasien tidak memiliki BPJS. Tzu Chi Hospital tetap berkomitmen untuk membantu mereka meskipun tidak memiliki BPJS.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk hadir dan membantu masyarakat. Jadi tidak ada perbedaan,” jelas Suriadi.
Baca juga: Tzu Chi Hospital di PIK Terima Pasien BPJS Kesehatan
Melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, Tzu Chi Hospital dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas, tetapi juga oleh masyarakat dengan ekonomi lemah.
Tzu Chi Hospital merupakan rumah sakit nirlaba yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan profesional dan berkualitas internasional dengan sentuhan kehangatan budaya humanis dan kekeluargaan. Rumah sakit ini berada di bawah naungan Yayasan Buddha Tzu Chi Medika Indonesia.

