Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Isu Keretakan Jokowi-Mega di Balik Pencapresan Ganjar Pranowo
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Isu Keretakan Jokowi-Mega di Balik Pencapresan Ganjar Pranowo
Politik

Isu Keretakan Jokowi-Mega di Balik Pencapresan Ganjar Pranowo

Sehubungan Pemilu 2024, Jokowi memang terang-terangan akan “cawe-cawe dalam arti positif” untuk memastikan penerus dirinya sebagai presiden nanti melanjutkan pembangunan yang sudah dan sedang dikerjakannya, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara  (IKN) dan hilirisasi.

Last updated: Minggu, 4 Juni 2023, 4:35 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — The Straits Times, koran berbahasa Inggris yang berbasis di Singapura,  memberitakan bahwa terjadi keretakan hubungan antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait dengan penentuan sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi calon presiden Ganjar Pranowo.

Media milik Singapore Press Holdings (SPH) itu mengutip sumber-sumber di internal PDIP bahwa Mega telah mengabaikan dan mengesampingkan peran Jokowi dalam memilih cawapres pendamping Ganjar, sehingga membuat Jokowi tak nyaman.

“Dua tokoh yang diunggulkan Jokowi menjadi cawapres Ganjar disikapi dingin oleh Megawati,” tulis The Straits Times mengutip penuturan politisi senior PDIP yang tak mau dikutip namanya, Sabtu (3/6).

Menurut politisi PDIP itu, dua tokoh yang diusulkan untuk menjadi kandidat cawapres Ganjar adalah Menparekraf Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Mengutip politisi PDIP lainnya yang juga enggan disebut namanya, tulis koran itu,  hal tersebut memperparah ketidaknyamanan Jokowi yang sebelumnya juga kaget karena PDIP tiba-tiba mengumumkan Ganjar sebagai capres PDIP pada 21 April 2023.

Ketidaknyamanan itu, ungkap politisi PDIP tersebut, dapat mendorong Jokowi untuk mendukung kandidat saingan partainya (PDIP), yakni Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan yang dia tunjuk empat tahun lalu.

“Ibu (Megawati) menganggap Jokowi mencampuri urusan parpol,” ungkap politisi PDIP itu kepada  The Straits Times.

Telah Berdialog

Seolah hendak merespons berita dari media Singapura tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan  Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi telah berdialog sebelum menetapkan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres Pemilu 2024.

“Sebelum memutuskan Pak Ganjar Pranowo sebagai bacapres 2024, Ibu Mega berdialog dengan Presiden Jokowi,” kata Hasto dalam pidatonya pada acara Konsolidasi PDIP DKI Jakarta di Basket Hall Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/6).

“Jadi, tidak ada keraguan bagi kita semua,” tambahnya. Hasto mengatakan bahwa kader-kader PDI-P menyambut baik penunjukan Ganjar sebagai bakal capres. Menurut Hasto, ada kesatuan dalam hubungan kepemimpinan antara Soekarno, Megawati, Jokowi, dan Ganjar.

Terkait isu keretakan hubungan Jokowi dan Megawati sehubungan masalah penentuan capres-cawapres PDIP seperti yang diwartakan Straits Times, sejauh ini Jokowi belum memberikan tanggapan.

Baca juga: Antara Dukung Ganjar atau Prabowo, PAN dan PKB di Simpang Jalan…

Sehubungan Pemilu 2024, Jokowi memang terang-terangan akan “cawe-cawe dalam arti positif” untuk memastikan penerus dirinya sebagai presiden nanti melanjutkan pembangunan yang sudah dan sedang dikerjakannya, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara  (IKN) dan hilirisasi.

Terkait hal itu, Jokowi tampak memberi “restu” dan dukungan kepada Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, dua sosok yang diyakini bakal melanjutkan agenda pembangunan pemerintahan saat ini.

Tak hanya itu, Jokowi bahkan terlihat berupaya menyatukan keduanya sebagai pasangan capres-cawapres yang diusung koalisi besar enam partai pendukung pemerintahannya saat ini, yakni PDIP, Golkar, PKB, Gerindra, PAN dan PPP.

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: capres Ganjar Pranowo, cawapres Ganjar Pranowo, keretakan Jokowi-Mgawati, Pilpres 2024, straits times
Raden Parwoto 4 Juni 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Mengapa Industri Oplas Kecantikan di Korsel Menjamur?
Next Article Elektabilitas Prabowo Kian Perkasa, Ganjar Fluktuatif, Anies Turun
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?