JAKARTA (Sketsa.co) — Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan bertemu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan, Jawa Timur, Kamis (1/6). Turut hadir Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah petinggi partai tersebut.
Pertemuan yang berlangsung sekitar 3,5 jam itu digelar di kompleks Museum dan Galeri Seni SBY-Ani di Jalan Lintas Selatan, Pacitan.
Juru bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra sebelumnya menyebutkan bahwa pertemuan Anies dengan SBY dan AHY bagian dari memantapkan strategi pemenangan Koalisi Perubahan.
“Anies memang intens bertemu dengan Demokrat, Nasdem, PKS. Untuk penguatan dan pemantapan strategi pemenangan. Pertemuan siang ini (Kamis, 1 Juni di Pacitan) juga bagian dari itu,” ujarnya.
Seperti diketahui, para petinggi Koalisi Perubahan belum lama ini, Jumat (26/5), melakukan pertemuan di Pulau Kaliage, Kepulauan Seribu. Yang hadir antara lain Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Demokrat AHY, Presiden PKS Akhmad Syaikhu, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf dan sejumlah pengurus ketiga partai.
Ketua DPP Nasdem Taufik Basari yang turut hadir menyebutkan pertemuan di pulau milik Surya Paloh itu membahas banyak hal, termasuk soal kandidat cawapres pendamping Anies Baswedan.
“Banyak hal yang kita diskusikan ya, termasuk (soal) cawapres,” kata Taufik di Jakarta, Rabu (31/5).
Koalisi Perubahan yang terdiri dari Demokrat, PKS dan Nasdem sejauh ini telah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres.
Ketua DPP Nasdem Sugeng Suparwoto sempat mengatakan akan ada kejutan soal cawapres Anies dalam waktu dekat.
Pertemuan Anies dan SBY di Pacitan telah memunculkan sejumlah spekulasi. Pertama, kehadiran AHY dalam pertemuan itu dinilai merupakan sinyal kuat bahwa putra sulung SBY itu menjadi kandidat paling berpeluang sebagai cawapres pendamping Anies.
Pertemuan 3,5 jam di Pacitan itu seolah menandai babak baru finalisasi pasangan capres-cawapres yang akan diusung Koalisi Perubahan pada Pilpres 2024, yakni Anies-AHY. Pertemuan Pacitan juga terlihat menjadi momentum penguatan duet Anies-AHY yang akan mendapat dukungan maksimal dari SBY, Presiden ke-5 RI yang menjabat dua periode atau 10 tahun penuh (2004-2014).
Kedua, di tengah keprihatinan yang menyelimuti Partai Nasdem sebagai imbas dari penetapan status tersangka korupsi BTS kepada Menkominfo/Sekjen Nasdem Johnny G. Plate oleh Kejagung belum lama ini, Demokrat memperlihatkan sikap tetap konsisten dan teguh dalam barisan koalisi.
Tak hanya itu, Demokrat juga tampak siap untuk “memimpin” dan memegang kendali Koalisi Perubahan dalam mengarungi Pilpres 2024…

