JAKARTA (Sketsa.co) — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tetap berlanjut, karena telah menjadi bagian dari program prioritas untuk mempercepat transformasi ekonomi.
Menkeu mengemukakan hal itu menanggapi permintaan dua fraksi DPR RI, yaitu Fraksi PKS dan Fraksi Demokrat, yang meminta penundaan pembangunan IKN.
“Saat ini, program prioritas difokuskan pada percepatan transformasi ekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang lebih cepat, termasuk kelanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (30/5).
Sebelumnya, Fraksi PKS dan Demokrat meminta pemerintah menunda pembangunan IKN di Kalimantan, karena dinilai bukan merupakan hal mendesak.
PKS berpendapat anggaran pembangunan IKN seharusnya dialihkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti memberikan bantuan kepada masyarakat miskin dan mendorong pemulihan daya beli.
Sementara Fraksi Demokrat berpendapat pemerintah seharusnya fokus pada menstabilkan harga kebutuhan pokok, bukan pembangunan IKN, mengingat perekonomian dunia, termasuk Indonesia, masih menghadapi beberapa risiko.
Anggaran yang bersifat nonprioritas seperti IKN Nusantara dapat ditunda dan difokuskan terlebih dahulu pada stabilitas harga kebutuhan pokok dan energi untuk masyarakat kecil,” ungkap jubir Demokrat di DPR.
Laksanakan UU
Bakal calon presiden Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan/KPP (Nasdem, Demokrat dan PKS) pernah menegaskan proyek IKN sudah diimplementasikan dalam produk UU. Dia memastikan bakal melaksanakan amanat undang-undang apabila nanti terpilih dan dilantik sebagai presiden.
“IKN sudah jadi UU. Dan kita semua ketika dilantik tugas apapun sumpahnya melaksanakan UU,” kata Anies di Kantor DPP Demokrat, Kamis (2/3).
Tampaknya, kalau KPP berhasil memenangkan jagoannya dalam Pilpres 2024, ada kemungkinan proyek IKN akan ditunda pelaksanaannya. Benarkah gelagat itu yang membuat Presiden Jokowi merasa perlu untuk cawe-cawe Pemilu 2024 seperti yang diutarakannya dalam kesempatan bertemu sejumlah pemimpin redaksi media massa dan pegiat media sosial yang diundang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/5) sore?
Baca juga: Soal Cawe-cawe Jokowi dan Komitmen “Tidak Mengotori Demokrasi”
Sekretaris Kabinet Pramono Anung meyakini cawe-cawe politik yang akan dilakukan Presiden Jokowi tak akan pengaruhi hasil Pemilu 2024. Dia menyebut, cawe-cawe tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan dengan jujur dan adil.
Selain itu, kata Pramowo, cawe-cawe Jokowi untuk memastikan keberlanjutan program pemerintahaan yang saat ini tengah berjalan, termasuk pembangunan IKN di Kalimantan. “IKN bisa dilanjutkan dengan baik,” ungkapnya.
Dengan melihat sikap Demokrat dan PKS tentang pembangunan IKN, jika pasangan capres-cawapres yang diusung KPP memenangkan Pilpres 2024, sangat mungkin mega proyek IKN akan ditunda…

