Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Saat Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Berkejaran, Anies Posisi Ketiga
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Saat Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Berkejaran, Anies Posisi Ketiga
Politik

Saat Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Berkejaran, Anies Posisi Ketiga

Pada dasarnya, dengan capaian elektabilitas Ganjar dan Prabowo yang sama-sama tinggi, siapapun di antara dua nama ini yang akhirnya terpilih sebagai presiden, tak  terlalu menjadi masalah bagi Jokowi, karena sama-sama bertekad untuk meneruskan program-program pembangunan pemerintahannya.

Last updated: Kamis, 25 Mei 2023, 4:21 AM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Simulasi jajak pendapat Litbang Kompas periode Mei 2023 menunjukkan hasil yang menarik jika terjadi head-to-head kandidat presiden Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan.

Dalam simulasi tersebut, Prabowo Subianto selalu unggul jika berhadapan dengan Ganjar Pranowo mapun Anies Baswedan.

Jika berhadapan dengan Ganjar di pilpres mendatang, Prabowo mendapatkan dukungan 51,1%, sedangkan Ganjar meraih 48,9%.

Namun, jika pesaing Prabowo dalam perebutan kursi RI-1 adalah Anies Baswedan, tingkat elektabilitas Prabowo memiliki keunggulan jauh lebih besar. Prabowo mendapatkan dukungan 62%, sedangkan Anies hanya memperoleh 38%.

Dengan demikian, hasil jajak pendapat Litbang Kompas menunjukkan bahwa Prabowo Subianto memiliki popularitas yang kuat dan menjadi sosok yang diunggulkan dalam konteks pilpres mendatang, terutama jika bersaing dengan Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.

Dari hasil survei yang sama, elektabilitas Ganjar Pranowo menunjukkan keunggulan dalam simulasi ketika dibandingkan dengan dua capres lainnya, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ganjar mendapatkan dukungan 40%, Prabowo 36,8%, dan Anies 23,2%.

Makin Musykil

Hasil survei Litbang Kompas yang memperlihatkan elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto yang salip-salipan itu niscaya memiliki implikasi politik penting.

Dengan asumsi bahwa hasil survei Litbang Kompas memiliki tingkat kredibilitas dan kesahihan yang tinggi, maka elektabilitas Ganjar dan Prabowo yang kejar-kejaran membawa konsekuensi sebagai berikut.

Pertama, peluang menyatukan Ganjar-Prabowo sebagai pasangan capres-cawapres makin musykil, karena keduanya sama-sama punya potensi besar untuk memenangkan kontestasi pilpres mendatang.

Baca juga: Menunggu Kandidat Capres Pilihan Partai Amanat Nasional…

Dengan kata lain, PDIP akan maju terus dengan keputusannya untuk mengusung Ganjar sebagai capres, sedangkan Partai Gerindra juga tak punya alasan untuk tidak meneruskan pencapresan Prabowo. Hampir bisa dipastikan PDIP dan Gerindra tidak akan berkoalisi pada Pilpres 2024, karena akan mengusung nama capres yang berbeda.

Kedua, posisi Presiden Jokowi akan makin menentukan dalam permainan akhir kontestasi pilpres kali ini. Dengan tingkat kepuasan publik (approval rating) yang relatif tinggi, “keberpihakan” Jokowi agaknya bakal menjadi penentu kemenangan akhir.

Namun, sangat mungkin, Jokowi akan mengambil posisi netral sebagai presiden demi memperlihatkan sikap kenegarawanan. Meski, sebagai kader PDIP, tampaknya Jokowi akan tunduk dan patuh dengan keputusan partai untuk mendukung pemenangan Ganjar Pranowo sebagai capres.

Pada dasarnya, dengan capaian elektabilitas Ganjar dan Prabowo yang sama-sama tinggi, siapapun di antara dua nama ini yang akhirnya terpilih sebagai presiden, tak  terlalu menjadi masalah bagi Jokowi, karena sama-sama bertekad untuk meneruskan program-program pembangunan pemerintahannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Anies Baswedan, elektabilitas capres, Ganjar Pranowo, Jokowi, Prabowo Subianto, survei Litbang Kompas
Raden Parwoto 25 Mei 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article 12 Partai Harus Kerja Keras untuk Lolos ke Senayan
Next Article Tips Bermain Saham yang Benar bagi Pemula
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?