JAKARTA (Sketsa.co) — Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan tetap optimis dapat meraih kemenangan pada Pilpres 2024 meski sejauh ini elektabilitasnya di sejumlah survei selalu menempati peringkat ketiga.
Sejumlah hasil survei kandidat capres menyebutkan elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu selalu berada di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketum Partai Gerindra/Menhan Prabowo Subianto.
“Saya sering mendapatkan pertanyaan soal survei itu, saya tidak pernah nomor satu. Kami sudah biasa ditempatkan di nomor tiga dan kami optimis akan berjuang untuk Pilpres 2024,” ungkap Anies dalam jumpa pers di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/5).
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengaku tak mempermasalahkan elektabilitas Anies yang sering berada di urutan ketiga pada sejumlah hasil jajak pendapat.
“Tidak apa-apa, upayakan saja supaya jangan jadi urutan keempat,” ujar Surya Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (5/5).
Menurut dia, elektabilitas figur memang kerap berubah-ubah, tergantung situasi dan kondisi dari figur yang jadi objek survei tersebut.
“Kan biasa kan? Artinya sebuah sirkulasi itu akan berjalan dan bergerak terus. Siapa yang memastikan kandidat yang pada waktu 3-4 bulan lalu ranking pertama, dia tetap berada pada ranking pertama? Toh akhirnya tidak,” katanya.
Baca juga: Benarkah LBP Berperan Menjaga Kestabilan Relasi Jokowi-Surya Paloh?
Hasil survei LSI yang dilakukan pada 12-17 April lalu menyebutkan pada simulasi 34 nama, Prabowo Subianto meraih elektabilitas tertinggi, yakni 26,5%, disusul Ganjar Pranowo 24,9% dan Anies Baswedan 19,8%.
Sementara hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 11-17 April lalu menyebutkan Ganjar Pranowo berada di posisi teratas dengan dukungan suara sebesar 33,2%, lalu disusul Prabowo Subianto dengan dukungan 30,4%, dan di peringkat ketiga Anies Baswedan dengan dukungan 21,5%.
Sedangkan hasil survei Poltracking Indonesia yang dilakukan pada 9-15 April 2023 menyebutkan Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi sebagai capres 2024 dengan raihan 30,1%, kemudian Ganjar Pranowo 28,3% dan berikutnya, Anies Baswedan 20,4%.
Sosok Cawapres
Tampaknya memang KPP perlu mencari kandidat cawapres yang bisa mendongkrak elektabilitas Anies Baswedan. Karenanya, Nasdem, Demokrat dan PKS mesti berhitung lebih cermat tentang nama-nama bakal cawapres potensial yang disodorkan ke Anies untuk dipilih salah satu menjadi pasangannya.
Dengan sosok cawapres yang bisa menutup kelemahan Anies di kantong-kantong suara penting seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur, misalnya, diharapkan elektabilitas pasangan yang diusung KPP tersebut menjadi lebih kompetitif di arena pilpres.
Setidaknya, selisih elektabilitas Anies dengan Ganjar dan Prabowo bisa menjadi makin menyempit, sehingga kans untuk memenangkan laga pilpres masih tetap terbuka.

