JAKARTA (Sketsa.co) — Erick Thohir dan Sandiaga Uno adalah dua sosok menarik. Bersahabat sejak remaja. Keduanya saat ini merupakan menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Keduanya berlatar belakang pengusaha muda sukses, dan kebetulan keduanya pernah bersama mengenyam pendidikan di Amerika Serikat.
Kini, keduanya diunggulkan untuk menjadi kandidat calon wakil presiden. Ini tentu sebuah kebetulan menarik.
Setelah pernah menjadi cawapres pendamping capres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019, jelang hajatan Pilpres 2024 ini Sandiaga memilih hengkang dari Partai Gerindra.
Kabarnya dia akan berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang bersiap bakal mengusugnya sebagai cawapres.
Karena saat ini PPP telah resmi menyatakan mendukung capres PDIP Ganjar Pranowo, maka kmungkinan besar Sandiaga akan didorong menjadi pendamping Gubernur Jawa Tengah itu di pilpres mendatang.
Sementara Erick Thohir, meski bukan anggota partai politik manapun, tapi dia dikenal menjadi anggota kehormatan Banser, ormas yang merupakan organ di bawah payung besar Nahdlatul Ulama (NU), ormas Islam terbesar di Tanah Air.
Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor yang juga Menteri Agama, secara terbuka mengusulkan nama Erick sebagai bakal cawapres yang layak untuk mendampingi Ganjar Pranowo. Erick, sebut politisi PKB itu, punya prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dekat Jokowi
Di sisi lain, Erick juga sangat dekat dengan Presiden Jokowi. Sebelum didapuk sebagai Menteri BUMN, Erick pernah menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2029.
Baca juga: Saat Erick, Sandiaga dan RK Unggul di Liga Bakal Cawapres
Belakangan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan secara terbuka mengisyaratkan mendukung Erick untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Yang menarik, elektabilitas Erick Thohir dan Sandiaga Uno sebagai kandidat cawapres mengungguli kandidat lainnya, merujuk hasil survei Poltracking Indonesia yang dirilis Jumat (28/4).
Dalam simulasi 20 nama tokoh bakal cawapres, Erick unggul dengan elektabilitas 16,3%, terpaut tidak terlalu jauh dengan Sandiaga Uno 14,8%.
Dengan kapasitas, kapabilitas dan elektabilitas Erick Thohir dan Sandiaga Uno yang relatif setara, siapa kira-kira yang akhirnya terpilih sebagai cawapres pendamping Ganjar Pranowo?

