JAKARTA (Sketsa.co) — Benarkah rencana kepindahan Sandiaga Uno ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait dengan kemungkinan dirinya kembali berpasangan dengan bakal calon presiden Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024?
Beberapa hari terakhir, Menparekraf Sandiaga Uno yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dikabarkan segera meninggalkan partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut untuk bergabung dengan PPP.
Berbeda dengan isu kepindahan Sandiaga ke PPP beberapa bulan lalu yang dibantahnya, kali ini isu hengkangnya Sandiaga dari Gerindra tampaknya bakal menjadi kenyataan.
Sejauh ini, Sandiaga sendiri memberi tanggapan diplomatis atas isu kepindahannya ke PPP. Tidak mengiyakan, tapi juga tidak menyangkalnya.
Soal bergabungnya Sandiaga ke PPP diungkapkan oleh Usman M. Tokan, juru bicara PPP, yang memastikan Sandiaga bakal bergabung dengan partainya dalam waktu dekat. Bahkan PPP disebut-sebut tengah mempersiapkan waktu yang tepat untuk menyambut Sandiaga secara resmi.
Prabowo sendiri kepada wartawan menegaskan tidak akan menahan kader Gerindra yang akan keluar, termasuk Sandiaga.
Kamrussamad, politisi Gerindra, menyebut Sandiaga Uno sudah positif memutuskan pindah partai. Dia menjelaskan kemungkinan yang menjadi motif Sandiaga Uno berpindah ke PPP, yakni ingin menjadi Ketua DPR.
Layak Cawapres
Sementara itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan bahwa peluang Sandiaga sebagai calon wapres cukup besar. “Ya memang ada rencana (Sandiaga) bergabung ke PPP. Kalau beliau bergabung ke PPP, cawapres-lah tentunya,” katanya.
Pertanyaannya, kalau didapuk sebagai cawapres, Sandiaga akan dijadikan pendamping capres mana?
Beberapa waktu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu terang-terangan ingin kembali menduetkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilpres 2024. Syaikhu mengatakan PKS memang serius untuk mempertimbangkan itu.
Jika benar Sandiaga akan diupayakan sebagai cawapres pendamping Anies melalui kepindahannya ke PPP, konsekuensinya tentu saja PPP akan hengkang dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan bergabung ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan bersama Nasdem, Demokrat dan PKS.
Baca juga: Koalisi Besar Diprediksi Bakal Alot Sepakati Nama Capres
Mungkinkah itu terjadi? Tak ada yang tak mungkin, apalagi hingga kini Koalisi Perubahan yang telah memberikan mandat kepada Anies untuk memilih dan menentukan bakal cawapres pendampingnya belum memutuskan sosok yang akan digandengnya untuk berlaga di pilpres mendatang.
Tentu akan terjadi pergulatan yang intens di Koalisi Perubahan jika Sandiaga disodorkan sebagai bakal cawapres pendamping Anies. Demokrat yang sejak awal menilai Sandiaga bukan sosok perubahan tentu akan melakukan resistensi…

