JAKARTA (Sketsa.co) —Koalisi Partai Gerindra dan PKB sejak Senin (23/1/2023) meresmikan Sekretariat Bersama di Jakarta Pusat. Akankah koalisi itu bakal mengusung duet Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar?
Meski sejauh ini belum ada kesepatan final tentang sosok bakal capres-cawapres yang akan diusung koalisi tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman optimistis koalisi dua partai ini solid.
Beberapa waktu lalu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar telah menyampaikan hasil Ijtima Ulama Nusantara yang digelar Majelis Syuro PKB kepada Prabowo Subianto sebagai Ketum Gerindra.
Salah satu hasil ijtima adalah permintaan agar koalisi Gerindra-PKB mengumumkan pengusungan capres-cawapres sebelum bulan puasa.
Presiden Jokowi
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan capres-cawapres koalisi Gerindra dan PKB merupakan ranah para ketum masing-masing partai. Namun, dia menyebut keputusan kedua ketum juga dikomunikasikan dengan Presiden Jokowi, mengingat Gerindra dan PKB merupakan partai yang berada di koalisi pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Sudah pastilah (ada komunikasi dengan Jokowi),” kata Fadli Zon.
Pada Kamis (26/1/2023) siang, sejumlah petinggi Partai Nasdem, antara lain Waketum Ahmad Ali dan Ketua DPP Willy Aditya menyambangi Sekber Gerindra-PKB. Anjangsana ini memunculkan spekulasi kemungkinan Nasdem menjajaki koalisi alternatif seandainya rencana koalisi bersama Partai Demokrat dan PKS batal karena tidak tercapai kesepakatan, utamanya dalam isu bakal cawapres pendamping Anies Baswedan.
Koalisi Gerindra-PKB sejatinya sudah memenuhi ketentuan ambang batas syarat pencalonan presiden (presidential threshold) sebesar 20% kursi DPR RI. Gabungan kursi DPR dari kedua partai itu mencapai 23,66% (Gerindra 13,57% dan PKB 10,09%).
Gerindra sudah mematok target capres yang bakal diusung adalah Prabowo, kini Menteri Pertahanan. Pertanyaannya, akankah koalisi itu menyepakati nama Muhaimin Iskandar sebagai cawapres? Ini yang hingga kini belum jelas.
Tunggu Capres PDIP
Beberapa waktu lalu, Muhaimin alias Cak Imin mengakui bahwa deklarasi capres-cawapres koalisi Gerindra-PKB masih menunggu nama capres yang diusung PDIP.
Masalahnya, hingga kini belum ada kejelasan kapan PDIP akan mengumumkan kandidat capresnya. Disebut-sebut, pas peringatan Hari Bung Karno 1 Juni 2023 si GBK, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mengumumkannya.
Jika akhirnya koalisi Gerindra-PKB mengusung duet Prabowo-Cak Imin, sementara koalisi Nasdem, Demokrat, PKS usung pasangan Anies-AHY, maka tinggal menyisakan PDIP serta koalisi Golkar, PPP, dan PAN yang belum memastikan kandidat yang akan dijagokan untuk berlaga di Pilpres 2024.

