JAKARTA: Beasiswa Bank Indonesia 2025 hadir untuk membantu mahasiswa berprestasi dalam memajukan generasi muda Indonesia. Melalui program Generasi Baru Indonesia (GenBI), Bank Indonesia (BI) menawarkan dua jenis beasiswa, yaitu Beasiswa Unggulan dan Beasiswa Reguler, yang ditujukan untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Beasiswa Unggulan memberikan dana sebesar Rp 1.500.000 per bulan, sedangkan Beasiswa Reguler memberikan Rp 1.000.000 per bulan. Beasiswa Unggulan dikhususkan bagi mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggulan yang telah bekerjasama dengan Bank Indonesia. Beasiswa ini bersifat eksklusif dan hanya diberikan pada PTN yang memenuhi kriteria BI, serta ditujukan bagi mahasiswa dengan potensi akademik dan non-akademik yang luar biasa. Di sisi lain, Beasiswa Reguler diperuntukkan bagi mahasiswa dari PTN, Perguruan Tinggi Swasta (PTS), atau bahkan SMK Vokasi yang telah menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia.
Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2025 sudah dibuka sejak Januari, dengan jadwal pendaftaran yang berbeda-beda di setiap universitas. Beberapa PTN yang berhak memberikan Beasiswa Unggulan di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, dan Universitas Padjadjaran.
Terdapat beberapa persyaratan umum untuk mendaftar Beasiswa Bank Indonesia 2025, antara lain mahasiswa harus aktif kuliah, telah menyelesaikan minimal 40 SKS (S1), 24 SKS (D3), atau 2 semester (SMK), serta tidak sedang menerima beasiswa lain atau terikat dinas dari lembaga lain. Pelamar juga harus memiliki pengalaman dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dan bersedia berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan GenBI (kecuali untuk SMK).
Beasiswa Unggulan memiliki kriteria khusus yang lebih ketat, di antaranya IPK minimal 3,50 (skala 4), TOEFL PBT/ITP minimal 500, atau TOEFL iBT minimal 61, atau IELTS minimal 6.0. Selain itu, pelamar juga harus melampirkan 3 surat rekomendasi dari tokoh akademik atau non-akademik, serta menulis surat motivasi dan rencana karir setelah lulus. Usia maksimal untuk Beasiswa Unggulan adalah 24 tahun.
Sedangkan untuk Beasiswa Reguler, pelamar harus memiliki IPK minimal 3,00 (skala 4) untuk PTN dan 3,25 (skala 4) untuk PTS. Pelamar juga diharuskan melampirkan 1 surat rekomendasi, membuat resume pribadi, dan menyertakan surat motivasi. Selain itu, diutamakan bagi mahasiswa dari keluarga pra-sejahtera, dengan surat keterangan tidak mampu. Usia maksimal adalah 24 tahun untuk S1 dan 23 tahun untuk D3.
Beasiswa SMA Vokasi
Untuk Beasiswa SMA Vokasi, syaratnya termasuk nilai rata-rata minimal 70, dengan NISN yang valid. Pelamar juga perlu melampirkan surat rekomendasi, resume pribadi, dan surat motivasi dalam bahasa Indonesia, serta diutamakan bagi siswa dari keluarga pra-sejahtera dengan usia maksimal 18 tahun.
Pendaftaran dilakukan melalui pengajuan dari masing-masing institusi pendidikan kepada Bank Indonesia, sehingga mahasiswa perlu mengajukan pendaftaran melalui sekolah atau kampus mereka. Program beasiswa ini memberikan kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan berperan aktif dalam memajukan Indonesia.

