Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: WhatsApp Uji Coba Fitur Baru “Advanced Chat Privacy”, Tingkatkan Kontrol Privasi Pengguna
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » WhatsApp Uji Coba Fitur Baru “Advanced Chat Privacy”, Tingkatkan Kontrol Privasi Pengguna
NewsTech News

WhatsApp Uji Coba Fitur Baru “Advanced Chat Privacy”, Tingkatkan Kontrol Privasi Pengguna

Last updated: Jumat, 18 April 2025, 5:43 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA: WhatsApp, platform perpesanan instan milik Meta, tengah mengembangkan fitur baru yang akan memperkuat kontrol privasi pengguna. Fitur ini dinamakan “Advanced Chat Privacy” atau Privasi Obrolan Tingkat Lanjut, yang dikabarkan akan memberikan perlindungan lebih dalam interaksi pengguna sehari-hari.

Berdasarkan laporan dari situs WABetaInfo yang kerap membocorkan fitur terbaru WhatsApp, Advanced Chat Privacy akan memungkinkan pengguna mengatur agar media seperti foto dan video yang mereka kirimkan tidak otomatis tersimpan di galeri penerima. Dengan kata lain, lawan bicara tidak bisa langsung menyimpan konten yang diterima tanpa izin, meskipun telah mengunduhnya dari chat.

Selama ini, pengaturan serupa hanya tersedia dalam mode “disappearing messages” atau pesan yang menghilang otomatis. Kini, fitur tersebut diperluas ke percakapan reguler, yang artinya pengguna memiliki lebih banyak kontrol atas privasi pesan mereka, bahkan di chat biasa.

Namun tidak hanya itu. Fitur Advanced Chat Privacy juga akan membatasi tindakan ekspor riwayat obrolan. Ini berarti, pengguna lain dalam percakapan yang dilindungi tidak bisa mengekspor isi percakapan secara keseluruhan. Meski pengguna masih bisa meneruskan (forward) pesan satu per satu, pembatasan ini dinilai sebagai langkah maju dalam menjaga keamanan data, terutama dalam diskusi yang memuat informasi pribadi atau sensitif.

Fitur ini juga memiliki efek pada interaksi dengan Meta AI, asisten virtual berbasis kecerdasan buatan milik WhatsApp. Dalam ruang obrolan yang diaktifkan fitur privasi lanjutan, akses ke chatbot Meta AI akan dinonaktifkan. Artinya, pengguna tidak bisa berinteraksi dengan AI dalam percakapan tersebut, memberikan jaminan tambahan bahwa chat berlangsung antara manusia saja.

Advanced Chat Privacy bersifat opsional dan dapat diaktifkan langsung dari layar informasi chat—yakni dengan membuka profil lawan bicara, mirip seperti saat mengaktifkan disappearing messages. Uniknya, jika hanya salah satu pengguna yang mengaktifkan pengaturan ini, fitur akan tetap berlaku untuk kedua belah pihak dalam percakapan tersebut. WhatsApp pun akan menampilkan notifikasi di dalam ruang obrolan sebagai bentuk transparansi, memastikan semua pihak menyadari bahwa percakapan dilindungi oleh pengaturan khusus.

Meskipun fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk publik, langkah WhatsApp ini menunjukkan keseriusan mereka dalam merespons kebutuhan privasi pengguna. Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan penyalahgunaan data dan kebocoran informasi digital, fitur seperti Advanced Chat Privacy berpotensi menjadi nilai tambah yang besar bagi pengguna WhatsApp.

Belum diketahui kapan fitur ini akan resmi diluncurkan. Namun, berdasarkan pola perilisan WhatsApp sebelumnya, fitur ini kemungkinan akan hadir terlebih dahulu dalam versi beta sebelum dirilis secara luas.

Dengan fitur Advanced Chat Privacy, WhatsApp tampaknya ingin menegaskan diri sebagai platform perpesanan yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga semakin aman dan menjaga privasi penggunanya secara menyeluruh.

You Might Also Like

Selamat Datang “Ijazah Blockchain”

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!

TAGGED: Advanced Chat Privacy, fitur terbaru whatsApp, platform perpesanan instan milik Meta, privasi obrolan tingkat lanjut, WhatsApp
M. Khamdi 18 April 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Deteksi Hama dengan AI: Solusi Cerdas Pertanian Modern
Next Article Mau Cuan dari Facebook? Ini Cara Jadi Facebook Creator dan Dapat Uang!
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
Apa Kabar Industri Kripto Iran
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih

Latest News

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?