Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Waspada! Modus Baru Penipuan WhatsApp, Data Pribadi Bisa Dicuri dalam Sekejap
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Waspada! Modus Baru Penipuan WhatsApp, Data Pribadi Bisa Dicuri dalam Sekejap
NewsTech News

Waspada! Modus Baru Penipuan WhatsApp, Data Pribadi Bisa Dicuri dalam Sekejap

Last updated: Jumat, 14 Maret 2025, 7:31 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA:  Penipuan di WhatsApp semakin canggih! Para peretas (hacker) kini tidak hanya mengandalkan link phishing atau file APK berisi malware untuk mencuri data pribadi korbannya. Mereka juga menggunakan berbagai taktik licik untuk menyebarkan jebakan tersebut kepada target mereka.

Contents
Taktik Licik untuk Menjebak KorbanCiri-ciri Penipuan Berbasis Social EngineeringCara Melindungi Diri dari Penipuan WhatsApp

Dengan memanfaatkan teknik rekayasa sosial (social engineering), para hacker merancang pesan yang dapat memanipulasi korban agar tanpa sadar melakukan tindakan yang menguntungkan pelaku. Dalam banyak kasus, korban yang tertipu bahkan secara sukarela memberikan informasi pribadi tanpa menyadari sedang diperdaya.

Taktik Licik untuk Menjebak Korban

Hacker mengirimkan pesan berisi tautan atau file berbahaya dengan berbagai modus penipuan. Pesan-pesan tersebut dirancang untuk membodohi korban agar segera mengklik tautan atau mengunduh file tanpa berpikir panjang. Setelah korban mengikuti instruksi dalam pesan, data pribadi seperti kata sandi, informasi perbankan, dan akses ke akun pribadi dapat dengan mudah dicuri.

Tak hanya mencuri data, hacker juga menggunakan modus lain seperti berpura-pura menjadi teman, rekan kerja, atau bahkan lembaga resmi seperti perusahaan besar dan instansi pemerintah. Mereka mengirim pesan dengan nada mendesak, misalnya peringatan tagihan yang harus segera dibayar atau ancaman pemblokiran akun, sehingga korban merasa panik dan langsung mengikuti instruksi yang diberikan.

Ciri-ciri Penipuan Berbasis Social Engineering

Agar tidak menjadi korban, pengguna WhatsApp perlu mengenali ciri-ciri penipuan berbasis social engineering:

  1. Penyamaran sebagai pihak terpercaya – Pelaku sering berpura-pura menjadi teman, kolega, perusahaan besar, atau bahkan pejabat pemerintah.
  2. Membuat urgensi atau ketakutan – Hacker menggunakan pesan yang menekan korban untuk bertindak segera, seperti ancaman pemblokiran akun atau peringatan keamanan palsu.
  3. Mengirim tautan atau file berbahaya – Pesan yang dikirim biasanya berisi link atau file yang, jika diklik atau diunduh, dapat membahayakan perangkat dan mencuri informasi pribadi.
  4. Nomor tidak resmi – Ketika pelaku menyamar sebagai perusahaan atau lembaga pemerintah, nomor yang digunakan tidak memiliki tanda verifikasi (centang biru).

Cara Melindungi Diri dari Penipuan WhatsApp

Untuk menghindari jebakan hacker, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Verifikasi pengirim pesan – Pastikan identitas pengirim sebelum merespons pesan yang mencurigakan.
  • Blokir dan hapus pesan mencurigakan – Jangan ragu untuk memblokir nomor yang tidak dikenal atau mencurigakan.
  • Jangan bagikan informasi pribadi – Hindari membagikan data sensitif seperti PIN, kata sandi, atau kode OTP.
  • Waspada terhadap tautan atau file asing – Jangan sembarang mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.
  • Laporkan ke pihak berwenang – Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke WhatsApp atau pihak terkait.
  • Aktifkan autentikasi dua langkah – Tambahkan lapisan keamanan ekstra dengan fitur verifikasi dua langkah di WhatsApp dan akun lain yang terkait.

Dengan meningkatnya modus penipuan digital, kesadaran dan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk melindungi diri dari serangan siber. Jangan mudah percaya dengan pesan mencurigakan, selalu cek kebenarannya sebelum bertindak!

You Might Also Like

Selamat Datang “Ijazah Blockchain”

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!

TAGGED: data pribadi, file APK, link phishing, modus baru penipuan whatsApp, teknik rekayasa sosial
M. Khamdi 14 Maret 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Mudik Gratis 2025 Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Tambah Kuota untuk Kereta Api dan Bus
Next Article Lupa Password WiFi? Ini 3 Cara Mudah Melihatnya di Laptop atau PC!
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?