SOLO (Sketsa.co) — Sebagian masyarakat Solo lebih suka Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, maju di Pilkada Solo mendatang daripada maju di Pilkada Depok atau daerah lainnya.
Alasannya, dengan Kaesang maju di Pilwakot Surakarta (Solo), kalau terpilih, dia diharapkan bisa merawat dan melanjutkan program kerja dan pembangunan yang telah dikerjakan Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka (Wali Kota Solo saat ini).
Demikian pengamat sosiologi politik Erdy Priharsono dalam perbincangan dengan Sketsa.co, Rabu (14/6).
“Sebagian wong Solo tak setuju kalau Kaesang nyalon di Depok. Inginnya nyalon di Solo untuk merawat dan melanjutkan programnya Jokowi dan Gibran,” paparnya.
Menurut dia, Kota Solo perlu dirawat dan dikembangkan secara lebih baik. “Perlu pemimpin yang punya jaringan luas dan akses kuat ke banyak kalangan. Dan itu, saat ini, hanya bisa ditemui pada trah Jokowi,” jelasnya.
Erdy mengatakan Gibran sebagai putra sulung Jokowi diprediksi akan maju sebagai calon gubernur, entah di Pilkada Jawa Tengah atau Pilkada DKI Jakarta.
“Pemikiran orang Solo itu harus ada garansi Solo tetap baik, maju dan berkembang setelah Gibran naik jadi gubernur,” katanya.
Pilkada Depok
Seperti diketahui, Kaesang Pangarep dengan lugas menyatakan siap menjadi calon Wali Kota Depok, Jawa Barat.
“Saya Kaesang Pangarep, saya sudah mendapatkan izin dan restu dari keluarga saya. Insya Allah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Depok pertama (Wali Kota Depok),” kata Kaesang seperti terlihat dalam tayangan video di kanal YouTube “Kaesang Pangarep by GK Hebat”, Sabtu (10/6).
Lalu Kaesang menutup pernyataannya dengan memohon dukungan.
“Mohon dukungannya. Merdeka!” katanya.
Baca juga: Soal Kaesang Siap Maju Pilkada Depok, Jokowi: Tugas Orangtua Merestui
Dimintai tanggapan atas kesiapan Kaesang untuk maju di Pilkada Depok 2024, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya menerapkan mekanisme kaderisasi bagi siapa pun yang ingin maju menjadi calon kepala daerah.
“Ya, bagi PDI Perjuangan (PDIP) siapa pun yang akan menjadi calon kepala daerah, termasuk misalnya Mas Kaesang, dan sebelumnya Mas Gibran, partai menerapkan mekanisme kaderisasi,” ujar Hasto kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/6).
Hasto mengatakan jika Kaesang tertarik masuk dunia politik lewat PDIP, maka yang bersangkutan akan diikutsertakan di sekolah partai milik PDIP.
Beberapa waktu terakhir memang nama Kaesang didorong oleh Partai Solidariitas Indonesia (PSI) untuk maju dalam Pilkada Depok. Bahkan PSI sudah memasang baliho dengan wajah Kaesang di Depok.
Jubir DPP PSI Cheryl Tanzil menegaskan PSI siap mendukung Kaesang maju di Pilkada Depok. Dia juga mengatakan PSI membuka pintu jika Kaesang ingin bergabung ke partainya.

