JAKARTA (Sketsa.co) — Inilah beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat ingin mencari pekerjaan, termasuk melamar kerja di BUMN atau perusahaan lainnya.
- Terus Update Informasi dan Dokumen yang Kamu Miliki. Pada tahap ini, kamu harus memenuhi semua dokumen yang menjadi persyaratan. Mulai dari IPK minimal, jurusan yang sesuai, dan berbagai hal lainnya. Kunci keberhasilan dalam menghadapi tahapan tes adalah terus memperbarui informasi tentang pengumuman yang ada di situs web resmi BUMN. Saat ini, BUMN sering membuka lowongan pekerjaan secara online. Namun, perlu diingat bahwa saat mendaftar untuk lowongan BUMN, tidak akan diminta sejumlah uang.
- Pastikan CV yang Kamu Miliki Mudah Dipahami sebagai Tahapan Pra-Tes. CV merupakan bagian penting yang akan memberikan kesan kepada BUMN yang kamu lamar. Maka dari itu, buatlah CV sebaik mungkin. Fokus pada memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami tentang diri kamu. Tampilan CV juga mempengaruhi penilaian dari pihak seleksi, meskipun tidak begitu berpengaruh terhadap kelulusan. Namun, yang penting adalah menyusun CV berdasarkan informasi pribadi secara detail, riwayat pendidikan, dan pengalaman kerja/organisasi yang relevan dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar.
- Siapkan Sertifikat Tes Bahasa Inggris. Melamar di perusahaan BUMN bukan berarti kamu tidak perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris. Sangat disarankan untuk memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS. Standar skor TOEFL berkisar antara 450-500, namun lebih baik jika kamu bisa mencapai skor di atas 500 agar lebih yakin dan percaya diri saat bersaing dengan kandidat lain.
Sementara itu, skor 6-7,5 pada tes IELTS biasanya sudah cukup untuk kemampuan berbahasa. Kedua jenis tes ini membutuhkan waktu sekitar 1-2 minggu untuk mendapatkan sertifikatnya, jadi persiapkan pendaftaran ke perusahaan BUMN jauh-jauh hari agar tidak ada yang terlewat.
- Jangan Terlalu Percaya Diri atau Pesimis. Mengapa demikian? Jangan terlalu berharap terlebih dahulu. Jika terlalu berharap, itu dapat berdampak negatif pada kondisi psikologis kamu, terutama jika kamu baru lulus kuliah. Tetaplah santai dan realistis, karena perusahaan BUMN umumnya lebih memprioritaskan orang yang memiliki pengalaman kerja. Sehingga, terlihat sulit bagi fresh graduate yang baru lulus dari perguruan tinggi. Oleh karena itu, fokuslah pada pembuatan CV yang baik dengan mencantumkan informasi yang relevan dan jelas.
- Kenali Profil Perusahaan BUMN yang Akan Kamu Lamar. Selanjutnya, kamu perlu menggali informasi secara detail tentang profil perusahaan. Hal ini penting untuk menghadapi tahap wawancara. Ingatlah bahwa pengetahuan yang kita miliki tentang profil perusahaan akan menunjukkan antusiasme tinggi kita untuk bekerja di sana. Jadi, tak ada salahnya jika kita mulai mencari informasi tentang profil perusahaan yang ingin kita lamar sejak dini. Pahami betul-betul seluk beluk perusahaan tersebut agar kita dapat diterima bekerja di BUMN.
- Siapkan Kondisi Tubuh untuk Tes Kesehatan. Tak peduli seberapa bagus nilai yang kamu peroleh dalam tes lowongan kerja BUMN, jika kondisi kesehatanmu bermasalah, kemungkinan besar kamu tidak akan diterima di perusahaan yang kamu inginkan. Mengapa demikian? Kesehatan yang baik merupakan syarat utama agar seseorang dapat bekerja dengan maksimal. BUMN akan lebih mengutamakan mereka yang memiliki kesehatan prima dibandingkan dengan mereka yang memiliki riwayat kesehatan yang buruk.
7. Cari Peluang Magang di Perusahaan BUMN. Bagi fresh graduate, sangat disarankan untuk mencari kesempatan magang terlebih dahulu. Melalui magang, kamu akan mendapatkan pengalaman kerja yang berharga dan tentunya dapat menjalin relasi di perusahaan tersebut. Mengapa harus magang? Karena saat ini hampir setiap perusahaan BUMN mengharapkan pelamar memiliki pengalaman kerja pada setiap lowongan yang dibuka. Jadi, sebaiknya lakukan magang terlebih dahulu sebelum melamar pekerjaan. Meskipun gaji magang tidak seberapa, setidaknya ini adalah cara yang efektif untuk membangun citra di perusahaan BUMN yang ingin kamu lamar. Bersabarlah dan nikmati prosesnya.

