JAKARTA: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mencatat bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan secara nasional telah diikuti oleh 6.500 orang pada hari pertama pelaksanaannya, Senin (10/2/2025). Jumlah ini merupakan data sementara yang dihimpun hingga pukul 11.25 WIB. Kemenkes menargetkan sebanyak 100 juta pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan dalam satu tahun dan terus mendorong partisipasi masyarakat.
“Per pukul 11.25 WIB, sebanyak 6.500 orang telah menyelesaikan Cek Kesehatan Gratis. Kami akan terus mengupayakan peningkatan hingga 300.000 peserta per hari untuk mencapai target 100 juta pemeriksaan dalam setahun,” demikian tercantum dalam data resmi Kemenkes pada Senin siang.
Dari total peserta pada hari pertama, kelompok usia dewasa mendominasi pendaftar, terutama pada rentang usia 40-59 tahun, disusul oleh kelompok usia 30-39 tahun. Berikut rincian jumlah peserta berdasarkan kategori usia:
- Bayi baru lahir (kurang dari 1 tahun): 58 pendaftar
- Anak usia 1-6 tahun: 460 pendaftar
- Usia SD (7-12 tahun): 0 pendaftar
- Usia SMP (13-15 tahun): 0 pendaftar
- Usia SMA (16-18 tahun): 36 pendaftar
- Dewasa muda (18-29 tahun): 1.176 pendaftar
- Dewasa (30-39 tahun): 1.754 pendaftar
- Dewasa lanjut (40-59 tahun): 2.336 pendaftar
- Lansia (lebih dari 60 tahun): 742 pendaftar
Sementara itu, jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, peserta perempuan mendominasi dengan persentase 64,2 persen, sementara peserta laki-laki sebanyak 35,8 persen.
Sebagai informasi, program Cek Kesehatan Gratis dari Kemenkes mulai dilaksanakan secara serentak pada Senin (10/2/2025). Pemeriksaan kesehatan ini dapat dilakukan di puskesmas dengan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile. Namun, bagi masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses internet, pendaftaran bisa dilakukan secara langsung di puskesmas terdekat.
Program CKG ini terbagi menjadi tiga kategori, yaitu CKG Ulang Tahun, CKG Sekolah, dan CKG Khusus. Untuk tahap awal, program yang dilaksanakan adalah CKG Ulang Tahun, yang diperuntukkan bagi masyarakat berusia 6 tahun ke bawah serta 18 tahun ke atas. Sementara itu, bagi anak berusia 7-17 tahun, program CKG baru akan dimulai pada Juli 2025 seiring dengan tahun ajaran baru dan akan dilakukan di sekolah masing-masing.
Untuk mempermudah akses layanan, masyarakat dapat mendaftar CKG melalui beberapa jalur, yaitu melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, WhatsApp layanan Kemenkes di nomor 0811 1050 0567, atau dengan datang langsung ke puskesmas terdekat.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah dan mendeteksi dini berbagai penyakit. Dengan target 100 juta pemeriksaan dalam satu tahun, Kemenkes optimistis dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih luas dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Ke depan, pemerintah akan terus memantau jalannya program ini serta melakukan evaluasi untuk memastikan efektivitasnya. Diharapkan, dengan adanya layanan pemeriksaan gratis ini, masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

