JAKARTA: Masyarakat Jepang dikenal memiliki pola makan sehat yang salah satunya adalah Hara Hachi Bu. Pola ini populer di Okinawa, wilayah dengan penduduk berusia panjang, tubuh ideal, dan wajah awet muda. Kini, metode ini mulai diminati di berbagai belahan dunia.
Hara Hachi Bu, yang berarti “makan hingga 80% kenyang”, mengajarkan untuk berhenti makan sebelum perut benar-benar penuh. Prinsip ini telah menjadi bagian dari budaya Jepang selama ratusan tahun, namun semakin dikenal sejak tayangnya serial dokumenter Live to 100: Secrets of the Blue Zones di Netflix pada Agustus 2023.
Serial ini mengikuti perjalanan Dan Buettner, penulis dan penjelajah, ke “Zona Biru” di dunia—daerah dengan populasi yang hidup lebih lama dari rata-rata. Di Okinawa, Buettner mendapati penduduk setempat rutin mempraktikkan Hara Hachi Bu, yang disebut-sebut berkontribusi pada tingginya jumlah centenarian (orang berusia 100 tahun ke atas) di wilayah tersebut.
Menurut ahli diet Asako Miyashita, pola ini membantu mengontrol porsi makan, meningkatkan kesadaran, dan mendorong kenikmatan saat bersantap. Dengan fokus pada rasa, aroma, dan tekstur makanan, seseorang dapat lebih menikmati makanan dan merasa puas tanpa makan berlebihan.
Manfaat Hara Hachi Bu meliputi pencernaan yang lebih baik, kontrol berat badan, serta pencegahan lonjakan glukosa darah akibat makan berlebihan. Pendekatan ini juga sejalan dengan mindful eating, yang menurut tinjauan dalam Current Obesity Reports tahun 2018, dapat membantu menangani obesitas.
Dengan mempraktikkan Hara Hachi Bu, orang tidak hanya menjaga kesehatan fisik tetapi juga mendapatkan pengalaman makan yang lebih bermakna. Pola makan ini layak dicoba untuk hidup lebih sehat dan seimbang.

