JAKARTA (Sketsa.co) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tzu Chi Hospital, yang berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Rabu (14/6) siang.
Presiden mengapresiasi keberadaan rumah sakit (RS) Tzu Chi berkapasitas 576 kamar yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta peralatan yang modern dan canggih ini.
“Saya tadi barusan berkeliling untuk melihat fasilitas penanganan pasien, baik yang berkaitan dengan kanker, baik yang berkaitan dengan thalasemia, baik yang berkaitan dengan sumsum, semuanya saya lihat peralatan, sarana prasarana, semuanya sangat modern,” ujar Presiden seperti dikutip laman https://setkab.go.id.
Menurut Presiden, kehadiran RS Tzu Chi ini dapat menekan jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berobat ke luar negeri yang berpotensi untuk mengurangi devisa negara.
“Kita tahu warga negara Indonesia yang berobat ke luar negeri itu hampir satu juta orang setiap tahun. Dan kita kehilangan devisa, karena bayarnya ke luar negeri, kehilangan devisa US$ 11,5 miliar atau Rp170 triliun hilang gara-gara berobat ke luar negeri,” ujarnya.
Presiden meyakini kualitas dokter di Tanah Air mampu bersaing dengan dokter yang ada di negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, bahkan Jepang.
“Dokter-dokter kita ini enggak kalah pintarnya dengan mereka, tapi alatnya memang kalah. Oleh sebab itu, Tzu Chi Hospital sudah menyiapkan peralatan yang tadi saya lihat. Semoga ini kita bisa bersaing dan masyarakat kita berobat di dalam negeri, dan kita tidak kehilangan Rp170 triliun per tahun di urusan sakit saja,” tandasnya.
Baca juga: Ini Penyakit yang Intai Penggemar Minuman Instan Kekinian
Hadir mendampingi Presiden Jokowi, antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Pj. Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Turut hadir juga pengurus teras Yayasan Buddha Tzu Chi, antara lain Sugianto Kusuma (akrab disapa Aguan) dan Franky O. Widjaja.

