Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Mengenali Preeklamsia dan Eklamsia pada Ibu Hamil
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Mengenali Preeklamsia dan Eklamsia pada Ibu Hamil
Kesehatan

Mengenali Preeklamsia dan Eklamsia pada Ibu Hamil

Perbedaan utama antara preeklamsia dan eklamsia adalah bahwa eklamsia melibatkan kejang-kejang, sedangkan preeklamsia tidak. Namun, kedua kondisi ini dapat menyebabkan masalah serius bagi ibu hamil dan bayi yang belum lahir.

Last updated: Selasa, 25 April 2023, 5:47 AM
By Sri Rejeki Handayani
Share
1 Min Read
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Preeklamsia dan eklamsia adalah dua kondisi medis yang terkait dengan tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Preeklamsia biasanya terjadi pada tahap awal kehamilan dan dapat berkembang menjadi eklamsia, yang merupakan kondisi yang lebih serius.

Preeklamsia ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan protein dalam urine setelah 20 minggu kehamilan.

Wanita hamil yang menderita preeklamsia dapat mengalami gejala seperti sakit kepala, gangguan penglihatan, mual, muntah, nyeri perut, dan pembengkakan pada kaki, tangan, atau wajah.

Sementara itu, eklamsia adalah kondisi yang lebih serius yang dapat terjadi pada wanita yang telah mengalami preeklamsia. Eklamsia ditandai dengan kejang-kejang yang tidak terkendali yang dapat terjadi pada ibu hamil.

Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi ibu dan bayi yang belum lahir. Jika tidak diobati dengan cepat, eklamsia dapat menyebabkan kerusakan organ, keguguran, atau bahkan kematian.

Baca juga:

Perbedaan utama antara preeklamsia dan eklamsia adalah bahwa eklamsia melibatkan kejang-kejang, sedangkan preeklamsia tidak. Namun, kedua kondisi ini dapat menyebabkan masalah serius bagi ibu hamil dan bayi yang belum lahir.

Oleh karena itu, penting untuk memantau tekanan darah dan kesehatan ibu hamil secara teratur selama kehamilan.

 

 

 

You Might Also Like

Awas! Campak Bisa Berakibat Fatal untuk Orang Dewasa

BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan, Ini Solusi dan Cara Aktivasi Ulang Kepesertaan

Akankah Virus Nipah Jadi Ancaman Pandemi Baru?

5 Jenis Operasi Ini Tidak Ditanggung BPJS Ya!

TAGGED: Eklamsia, ibu hamil, Preeklamsia, tekanan darah tinggi
Sri Rejeki Handayani 25 April 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Perlukah Anak Belajar Tiga Bahasa?
Next Article Menakar Peluang Erick Thohir Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?