Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Kronologi Siswa SMK Negeri 4 Semarang Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Kronologi Siswa SMK Negeri 4 Semarang Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi
Hukum

Kronologi Siswa SMK Negeri 4 Semarang Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi

Last updated: Selasa, 26 November 2024, 12:41 PM
By Sarjito Hambeng
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA: Seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang berinisial GRO (17) meninggal dunia akibat luka tembak yang diduga dilakukan oleh seorang oknum polisi. Kejadian tragis ini mengguncang masyarakat, khususnya keluarga dan lingkungan sekolah korban, setelah kabar tersebut viral di media sosial.

GRO, seorang anggota aktif Paskibraka di sekolahnya, menghembuskan napas terakhir pada Minggu (24/11/2024) setelah sempat dirawat di IGD RSUP dr. Kariadi, Semarang. Menurut Humas RSUP dr. Kariadi, Adit, korban masuk IGD sekitar pukul 01.00 WIB tanpa membawa identitas, dengan luka tembak di pinggul kanan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan seorang anggota polisi. “Anggota yang terlibat sudah diamankan dan tengah diperiksa oleh Propam untuk mendalami perannya,” ujar Irwan.

Peristiwa bermula dari tawuran antara dua geng remaja, yakni geng Tanggul Pojok dan geng Seroja, di kawasan Perumahan Paramount, Ngaliyan, Semarang Barat. GRO, yang diduga anggota geng Tanggul Pojok, terkena tembakan di bagian pinggul saat tawuran berlangsung.

Menurut Kapolrestabes, seorang anggota polisi yang melintas mencoba melerai bentrokan tetapi justru diserang. Anggota tersebut akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembakkan senjata. Selain GRO, dua siswa lain dari SMK Negeri 4 Semarang, berinisial S (16) dan A (17), juga terluka akibat tembakan. S mengalami luka di tangan, sementara A di dada.

Namun, klaim polisi tentang lokasi tawuran dibantah oleh salah satu satpam di kawasan Paramount. “Tidak ada tawuran di sini. Kalau ada, kami pasti tahu,” ujar satpam yang enggan disebutkan namanya.

Bantahan Sekolah

Staf kesiswaan SMK Negeri 4 Semarang, Nanang Agus B, menyatakan bahwa GRO bukan anggota geng. “Korban adalah siswa yang berprestasi, aktif di Paskibraka, dan memiliki catatan akademik yang baik,” ujarnya.

Nanang menambahkan bahwa pihak sekolah belum mendapat informasi lengkap tentang kejadian tersebut. Keluarga korban masih belum bersedia ditemui karena kondisi trauma yang dialami.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah viral di Facebook melalui unggahan akun bernama Kyai Mbeler. Banyak pihak mempertanyakan tindakan polisi dalam insiden tersebut, termasuk klaim bahwa korban adalah bagian dari geng remaja.

Saat ini, anggota polisi yang terlibat sedang diperiksa oleh Pengamanan Internal (Paminal) untuk menentukan langkah selanjutnya. Kapolrestabes Semarang berjanji akan memberikan keterangan resmi setelah proses penyelidikan selesai.

Selain GRO yang meninggal dunia, dua siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif. Pihak sekolah menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan kesaksian lengkap dari para korban karena kondisi fisik dan psikologis yang belum stabil.

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan profesional oleh aparat keamanan, terutama dalam situasi yang melibatkan anak-anak muda. Sementara itu, keluarga korban dan masyarakat berharap ada kejelasan serta keadilan atas kasus ini.

You Might Also Like

Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

Pengacara Nadiem Sayangkan Perhitungan Kerugian Negara Kasus Korupsi Chromebook Berubah

MAKI: Pencabutan Status Cekal Victor Hartono Mengusik Rasa Keadilan

TAGGED: ditembak oknum polisi, Ngaliyan, siswa SMK, SMK Negeri 4 Semarang, tawuran antar geng
Sarjito Hambeng 26 November 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article PDIP Pastikan Tersangka Judol Alwin Jabarti Kiemas Bukan Kerabat Megawati
Next Article Lesti Kejora Borong Penghargaan Indonesian Music Awards (IMA) 2024
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?