JAKARTA: Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan persyaratan bagi calon mitra yang ingin bergabung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh lembaga atau individu yang ingin menjadi mitra program ini.
Pertama, status legal kelembagaan atau individu harus jelas. “Mitra wajib memiliki status hukum yang sah, seperti berbadan hukum atau memiliki rekomendasi resmi dari lembaga terpercaya,” ungkap Dadan dalam keterangan tertulis pada Rabu (1/1/2025). Kejelasan status hukum ini penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program.
Kedua, mitra harus menunjukkan komitmen berkelanjutan. Calon mitra diharapkan dapat memberikan kontribusi secara konsisten, baik berupa pendanaan, dukungan fasilitas, maupun sumber daya manusia. Konsistensi ini diperlukan untuk menjaga keberlangsungan program MBG dalam jangka panjang.
Ketiga, keselarasan visi dengan BGN menjadi syarat utama. Mitra yang bergabung harus memiliki misi yang sejalan dengan BGN dalam menciptakan masyarakat sehat melalui gizi optimal. “Kami mencari mitra yang memiliki semangat dan visi yang sama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia,” kata Dadan.
Keempat, calon mitra wajib memiliki rencana yang jelas mengenai lokasi dan kelompok sasaran. Informasi detail mengenai area operasi dan komunitas yang akan menjadi penerima manfaat program, seperti sekolah atau panti sosial, perlu disampaikan saat pendaftaran. Hal ini bertujuan agar program dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.
Proses Mudah
Untuk mendaftar sebagai mitra, prosesnya cukup mudah. Semua informasi dan persyaratan dapat diakses melalui situs web resmi BGN di mitra.bgn.go.id. “Silakan mendaftar menggunakan email baru melalui website kami. Di sana, tersedia panduan teknis dan formulir pendaftaran yang dibutuhkan,” jelas Dadan. Proses ini dirancang untuk mempermudah calon mitra dalam mempersiapkan dokumen dan persyaratan yang diperlukan.
Dadan juga menekankan bahwa program MBG bukan sekadar memberikan makanan bergizi. Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi sehat sebagai investasi masa depan generasi penerus bangsa. “Kami ingin memastikan bahwa program ini memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Program Makan Bergizi Gratis terbuka untuk semua elemen masyarakat yang ingin berkontribusi, mulai dari pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga komunitas lokal. BGN juga mendorong ide-ide inovatif dari para mitra untuk memperluas jangkauan program ke seluruh wilayah Indonesia. “Kami menyambut setiap inisiatif yang dapat mendukung penyebaran program ini ke lebih banyak daerah, terutama wilayah yang masih menghadapi tantangan gizi,” ujar Dadan.
Sebagai informasi, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dijadwalkan mulai 2 Januari 2025. Program ini dikoordinasikan langsung oleh BGN, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Dengan adanya program ini, BGN berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

