Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Peternak Boyolali Rugi Rp 400 Juta, Susu Lokal Dibuang Sia-sia Akibat Impor Tinggi!
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Peternak Boyolali Rugi Rp 400 Juta, Susu Lokal Dibuang Sia-sia Akibat Impor Tinggi!
Ekonomi Bisnis

Peternak Boyolali Rugi Rp 400 Juta, Susu Lokal Dibuang Sia-sia Akibat Impor Tinggi!

Last updated: Senin, 11 November 2024, 11:50 AM
By Sarjito Hambeng
Share
1 Min Read
SHARE

JAKARTA: Pengurangan kuota pembelian susu sapi oleh industri pengolahan susu (IPS) menyebabkan aksi pembuangan susu di Boyolali. Susu yang tidak dibeli IPS tak lagi bisa ditampung di mesin pendingin milik pengepul setempat. Namun, beberapa pengepul, seperti UD Pramono dan KUD Musuk, masih mampu bertahan.

UD Pramono, meskipun menghadapi kendala karena rekeningnya diblokir akibat masalah pajak, tetap beroperasi. Mereka menyerap susu dari sekitar 1.300 peternak di Boyolali dan Klaten, yang kemudian dikirimkan ke Indolakto dan Cimory. Sementara itu, KUD Musuk menyuplai susu ke perusahaan lain seperti Soo Good, Garuda, dan Diamond.

Sebaliknya, pengepul yang memasok ke NSP Pasuruan mengalami penurunan kuota yang signifikan, menimbulkan keresahan di antara para peternak. Sebagai bentuk protes, peternak terpaksa membuang susu sapi mereka. “Kami membuang sekitar 50 ton susu dalam sehari, kerugian ini mencapai Rp 400 juta,” ungkap Sriyono, pengurus KUD Mojosongo. Ia menduga tingginya impor susu menjadi penyebab utama masalah ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Boyolali Lusia Diah Suciati menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mencari solusi.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi pengepul ke pemerintah pusat. Namun, penyelesaian masalah ini membutuhkan waktu,” jelasnya.

You Might Also Like

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih

Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN

Lurah: Jembatan Emas di Persimpangan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih

Cara Cerdas Punya Passive Income: Panduan Realistis untuk Pemula

TAGGED: Boyolali, buang susu, impor susu tinggi, pasuruan, peternak sapi perah
Sarjito Hambeng 11 November 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Gebrakan Besar! Prabowo Bentuk Badan Intelijen Keuangan
Next Article Pemilih Galau Jadi Penentu Pemenang Pilkada Jakarta 2024!
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?