Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Soal Kans Cak Imin Jadi Cawapres Prabowo Subianto
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Soal Kans Cak Imin Jadi Cawapres Prabowo Subianto
Politik

Soal Kans Cak Imin Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Sejumlah petinggi Partai Gerindra menyebutkan bahwa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagai kandidat calon wakil presiden terkuat yang akan mendampingi bakal capres Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra.

Last updated: Selasa, 11 Juli 2023, 2:32 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) menerima kunjungan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman dinas Wakil Ketua MPR, kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, MInggu (9/7). (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Sejumlah petinggi Partai Gerindra menyebutkan bahwa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagai kandidat calon wakil presiden terkuat yang akan mendampingi bakal capres Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra.

Andre Rosiade, anggota Dewan Pembina Gerindra, menegaskan bahwa kandidat terkuat untuk menjadi cawapres Prabowo adalah Cak Imin. Namun, Andre juga menyatakan bahwa jika Partai Amanat Nasional (PAN) ikut bergabung mendukung Prabowo dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), pihaknya terbuka untuk kemungkinan lain.

“Saat ini, Prabowo dan Cak Imin memiliki komunikasi yang baik, ada kecocokan dan chemistry di antara mereka, dan saat ini Muhaimin adalah prioritas untuk menjadi wakil presiden kami,” tegasnya.

Pada Minggu (9/7), Prabowo bersama petinggi Gerindra lainnya bertandang ke kediaman dinas Cak Imin selaku Wakil Ketua MPR di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan. Pertemuan yang berlangsung selama sekitar tiga jam itu diselingi dengan makan siang bersama.

Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), menilai bahwa saat ini Cak Imin memiliki peluang yang lebih besar untuk menjadi cawapres Prabowo mengingat kedua partai (Gerindra dan PKB) telah terikat dalam kerja sama koalisi.

“Jika kita bicara mengenai peluang saat ini, tentu Cak Imin memiliki peluang yang lebih besar, sesuai dengan pernyataan dari Gerindra bahwa Muhaimin, bukan orang lain, adalah kunci dalam pembahasan cawapres Prabowo,” paparnya.

Menurut  Adi, prioritas Prabowo saat ini adalah Muhaimin, berdasarkan argumen bahwa PKB telah membuat pakta integritas atau kesepakatan kerja sama dengan Gerindra. Selain itu, dari segi partai, PKB mampu mengkonsolidasi dukungan politik dari kelompok nahdliyin dan memiliki basis di Jawa Timur yang selama ini menjadi kelemahan Prabowo.

Selain itu, Adi menilai PKB menjadi kunci bagi Gerindra saat ini untuk dapat memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

“Menurut saya, PKB sangat penting dan dibutuhkan oleh Gerindra, terutama untuk mencapai ambang batas 20%. Jika PKB meninggalkan koalisi, satu-satunya pilihan agar Prabowo dapat maju adalah berkoalisi dengan Golkar, karena Golkar dapat memberikan dukungan yang mencukupi untuk mencapai ambang batas 20%,” tambah Adi.

Baca juga: Saat Semua Bilang “Tegak Lurus ke Jokowi”

Seperti diketahui, PAN juga tampak berminat untuk bergabung dengan KKIR mendukung pencapresan Prabowo Subianto, demikian juga Partai Golkar. Hanya, masalahnya, keduanya mensyaratkan posisi cawapres sebagai kompensasi. PAN mengajukan nama Menteri BUMN Erick Thohir, sedangkan Golkar menyodorkan sang ketum, Airlangga Hartarto.

Di titik itu, PKB terlihat keberatan, karena pihaknya telah sejak dini menjalin kerjasama politik dengan Gerindra untuk menghadapi Pilpres 2024.

“Saya dengar PAN berencana menduetkan Prabowo-Erick. Takjub saya, padahal kan PAN pendatang baru dalam koalisi KIR. Masak pendatang baru kok minta duduk di depan? Ibarat naik busway belakangan, ya cari tempat duduk di belakanglah,” kata Ketua DPP PKB Dita Indah Sari, seusai sosialisasi pencalegan di Surabaya, Selasa (4/7) seperti ditulis detik.com.

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: bakal cawapres Prabowo Subianto, Cak Imin, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Partai Gerindra, Pilpres 2024
Raden Parwoto 11 Juli 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article ‘Pernyataan Presiden Picu Preseden Normalisasi Konflik Berkepanjangan di Papua’
Next Article Merujuk Hasil Survei LSI, Kubu Anies Harus Kerja Ekstra Keras Dongkrak Elektabilitas
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?