Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Mengapa Jokowi Minta Projo Beri Dukungan Capres Last Minute?
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Mengapa Jokowi Minta Projo Beri Dukungan Capres Last Minute?
Politik

Mengapa Jokowi Minta Projo Beri Dukungan Capres Last Minute?

Presiden Joko Widodo meminta relawan Pro-Jokowi (Projo) memberikan dukungan kepada calon presiden dalam Pilpres 2024 menjelang pendaftaran di KPU.

Last updated: Kamis, 6 Juli 2023, 12:05 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Presiden Joko Widodo meminta organisasi relawan Pro-Jokowi (Projo) untuk tidak terburu-buru dalam memberikan dukungan kepada calon presiden dalam Pilpres 2024.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengonfirmasi hal itu pada Rabu (5/7). Menurutnya, Jokowi bahkan menyarankan agar sikap Projo ditentukan pada saat-saat terakhir (last minute) menjelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Budi menjelaskan bahwa situasi menjelang Pilpres 2024 sangatlah dinamis, oleh karena itu Projo harus berhati-hati dan teliti. Budi juga menegaskan bahwa Projo sepenuhnya mendukung Jokowi.

“Kami masih menunggu pembentukan koalisi oleh partai-partai peserta Pemilu 2024, termasuk siapa capres dan cawapres yang akan diusung,” ujar Budi.

Budi juga enggan memberikan jawaban mengenai siapa yang saat ini didukung oleh Projo, apakah Ganjar Pranowo (capres PDIP) atau Prabowo Subianto (kandidat capres Partai Gerindra).

Dia menyatakan bahwa pihaknya masih terus memperkuat konsolidasi di berbagai daerah terkait sikap dukungan tersebut. Budi menegaskan bahwa Projo telah mengadakan konferensi daerah di seluruh Indonesia sejak akhir Juni 2023.

Melalui kegiatan tersebut, Budi ingin mendengarkan aspirasi dari seluruh relawan.

“Kami akan menentukan sikap akhir Projo dalam sebuah forum Rakernas pada bulan Oktober 2023 di Jakarta. Kami akan menunggu dan patuh terhadap perintah dari Presiden Jokowi,” tegasnya.

Dua Kemungkinan

Sedikitnya ada dua kemungkinan mengapa Jokowi meminta Projo mengumumkan dukungan terhadap capres pada last minute atau menjelang pendaftaran pasangan capres-cawapres di KPU pada Oktober-November 2023.

Pertama, Jokowi ingin melihat peta terakhir koalisi partai dan pasangan capres-cawapres yang diusung, terutama koalisi pendukung capres Ganjar Pranowo dan capres Prabowo Subianto. Di titik ini, Jokowi tentu saja ingin memastikan bahwa cawapres yang menjadi pasangan masing-masing capres itu sesuai dengan harapan Jokowi, yakni sosok yang memiliki komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah dan sedang dikerjakannya sejauh ini.

Dengan asumsi bahwa Jokowi memberi dukungan terhadap Ganjar dan Prabowo untuk sama-sama maju menjadi capres melalui koalisi partai yang berbeda, maka penentu akhir dukungan adalah sosok cawapres pendamping Ganjar dan Prabowo.

Baca juga: Benarkah Yenny Wahid Jadi ‘Jalan Tengah’ Antara Nasdem-Demokrat?

Gosip yang beredar menyebutkan Jokowi “merestui” sejumlah nama untuk dijadikan cawapres, entah oleh Ganjar atau Prabowo, yakni Menparekraf Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir,  Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kedua, jika Ganjar dan Prabowo pada akhirnya berpasangan dengan salah satu dari sekian nama kandidat cawapres tersebut, maka sangat mungkin Jokowi akan meminta Projo untuk mengambil sikap final memberikan dukungan kepada dua capres tersebut.

Sebaliknya, jika Ganjar atau Prabowo berpasangan dengan sosok cawapres yang di luar harapan Jokowi, maka Projo akan menjatuhkan dukungan kepada capres yang berpasangan dengan cawapres yang memenuhi kriteria Jokowi. Jadi, sosok cawapres tampaknya akan menjadi penentu akhir arah Projo dalam mendukung entah Ganjar atau Prabowo dalam Pilpres 2024?

 

 

 

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Budi Arie Setiadi, dukungan capres last minute, Jokowi, Projo
Raden Parwoto 6 Juli 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Benarkah Yenny Wahid Jadi ‘Jalan Tengah’ Antara Nasdem-Demokrat?
Next Article Plebo Hadirkan Layanan Deteksi Dini Penyakit Gunakan Tenologi AI
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?