Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Anies Baswedan dan Dilema Politik Identitas
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Anies Baswedan dan Dilema Politik Identitas
Politik

Anies Baswedan dan Dilema Politik Identitas

Jika Anies berhasil memperluas dukungan di kalangan kelompok nasionalis, Islam moderat dan nonmuslim, diperkirakan peluangnya untuk memenangkan Pilpres 2024 terbuka cukup lebar.

Last updated: Sabtu, 18 Februari 2023, 4:46 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Tim Nasdem, Demokrat, PKS bertemu Anies Baswedan. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Dengan lantang, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menyatakan bahwa partainya  mengusung politik identitas.

“Kami akan secara lantang mengatakan, ‘Ya, kami Partai Ummat, dan kami adalah politik identitas’,” ucap menantu politisi senior Amien Rais itu dalam pidato pembukaan Rakernas I Partai Ummat di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur,  Senin (13/2/2023).

Menurut Ridho, tanpa moralitas agama, politik akan kehilangan arah. Dia menuding pihak sekuler yang menghendaki dipisahkannya agama dari politik.

Mantan dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu menyebut politik identitas merupakan politik yang sudah sesuai dengan Pancasila. “Politik identitas adalah politik yang Pancasilais,” ujarnya.

Ridho juga menyatakan Partai Ummat akan membangun perjuangannya dari masjid. “Yang seharusnya dilarang di masjid bukanlah politik gagasan tapi politik provokasi. Keduanya sangat berbeda,” katanya.

Partai Ummat dibesut oleh tokoh reformasi 1998 Amien Rais tak lama setelah dia hengkang dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada 2022 lalu. Amien saat ini menjabat Ketua Majelis Syura Partai Ummat.

Setelah sempat dinyatakan tidak lolos oleh KPU, Partai Ummat akhirnya dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2024 usai dilakukan verifikasi ulang.

Dalam Rakernas I tersebut, Partai Ummat memutuskan mendukung pencapresan Anies Baswedan yang sebelumnya telah mengantongi dukungan resmi dari Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tergabung dalam Koalisi Perubahan.

Atas dukungan resmi Partai Ummat, Anies berkata, ”Support itu adalah tanda kepercayaan. Saya sampaikan terima kasih,” ujar Anies, yang sempat hadir memenuhi undangan Partai Ummat di hari kedua Rakernas, Selasa (14/2).

Beberapa analis politik menilai dukungan Partai Ummat yang terang-terangan mengusung politik identitas dinilai bisa menjadi beban bagi Anies yang kini tengah berusaha untuk menggeser citranya dari “kanan konservatif” menjadi “tengah moderat”.

Label politik identitas yang lekat dan dilekatkan pada Anies tentu saja merupakan ekor dari kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017 yang oleh sebagian pihak dinilai sarat dengan eksploitasi politik identitas SARA yang memecah-belah masyarakat.

Baca juga: PDIP Terancam Kehilangan Momentum Pencapresan

Kini, saat Anies hendak berlaga di Pilpres 2024, ada kebutuhan nyata baginya untuk hadir dan dicitrakan sebagai sosok yang berdiri di tengah, mengayomi keberagaman SARA.

Pada gilirannya, hal itu diharapkan bisa memperluas basis konstituen di luar kelompok politik Islam yang selama ini memang secara konsisten mendukung ketokohannya.

Jika Anies berhasil memperluas dukungan di kalangan kelompok nasionalis, Islam moderat dan nonmuslim, diperkirakan peluangnya untuk memenangkan Pilpres 2024 terbuka cukup lebar.

Namun, tentu saja membalikkan persepsi memang tak semudah membalikkan telapak tangan.

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Anies Baswedan, Partai Ummat, Pilpres 2024, politik identitas
Raden Parwoto 18 Februari 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article PDIP Terancam Kehilangan Momentum Pencapresan
Next Article Saat Nama Ganjar Pranowo di Bursa Pilpres Kian Redup…
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?