SURABAYA: Universitas Terbuka (UT) telah meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Progresif di Gresik yang berlokasi di Jalan Raya Gresik-Lamongan KM9 Kompleks PIM D1 17-19. Fasilitas ini dirancang untuk mempermudah mahasiswa UT dalam mengakses layanan pendidikan tanpa perlu melakukan perjalanan jauh ke Surabaya. Dengan hadirnya SALUT Progresif Gresik, mahasiswa dapat menggunakan ruang belajar baik secara offline maupun online.
Peresmian SALUT Progresif Gresik berlangsung pada Minggu (12/1/2025) dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Acara ini dipimpin oleh Wakil Rektor 3 Universitas Terbuka Pusat, Prof. Dr. Paken Pandiangan, M.Si., bersama dengan Direktur Universitas Terbuka Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd. Selain itu, turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Gresik, Dr. Kiswanto, M.Pd., yang diwakili oleh Kepala Bidang SMK, serta Kepala Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Progresif Gresik, S. Hariyanto, M.M.
Fasilitas Unggulan
SALUT Progresif Gresik tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan biasa, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas unggulan yang modern dan dirancang sesuai kebutuhan mahasiswa. Wakil Rektor 3 Universitas Terbuka Pusat, Prof. Dr. Paken Pandiangan, M.Si., menekankan bahwa Universitas Terbuka merupakan institusi milik pemerintah dengan akreditasi yang telah diakui baik secara nasional maupun internasional. Ia menyampaikan bahwa layanan di SALUT Progresif Gresik tersedia sepanjang waktu, sehingga mahasiswa dapat mengaksesnya kapan saja, baik pagi, siang, sore, maupun malam hari.
Dr. Suparti, M.Pd., Direktur Universitas Terbuka Surabaya, menambahkan bahwa pendirian SALUT Progresif Gresik bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di Gresik dan sekitarnya. Fasilitas ini juga menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa UT untuk belajar dan berinteraksi. “Misi kami adalah memberikan pendidikan untuk semua. Tidak ada batasan untuk kuliah. Dengan adanya Universitas Terbuka dan SALUT Progresif Gresik, siapa pun dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala waktu atau jarak,” ujar Suparti.
Suparti juga menjelaskan bahwa lulusan SMA/SMK, Madrasah Aliyah, atau Paket C dapat langsung mendaftar di program studi seperti S1 PGSD atau PG PAUD tanpa perlu memiliki SK mengajar. Program ini dirancang dengan masa studi sembilan semester, tetapi dengan tambahan mata kuliah keguruan dan pendidikan spesifik bagi calon guru.
S. Hariyanto, Kepala SALUT Progresif Gresik, menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan langkah strategis UT untuk memberikan layanan yang lebih dekat dan lebih baik kepada mahasiswa. “SALUT Progresif Gresik hadir sebagai bentuk komitmen Universitas Terbuka dalam memberikan excellent service bagi mahasiswa. Mahasiswa dari Gresik yang difasilitasi oleh UT Surabaya dapat memanfaatkan layanan ini untuk berbagai kebutuhan akademik,” jelasnya.
Tujuan utama pendirian SALUT Progresif Gresik adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia melalui penyediaan fasilitas perguruan tinggi yang merata. Selain itu, fasilitas ini dirancang untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi dan layanan teknis selama masa perkuliahan di UT. Dengan demikian, masyarakat Gresik dan sekitarnya dapat lebih mudah mendapatkan informasi tentang Universitas Terbuka, sementara mahasiswa dapat memperoleh bantuan teknis dan pendampingan selama menempuh pendidikan.
Dengan kehadiran SALUT Progresif Gresik, Universitas Terbuka berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Fasilitas ini mencerminkan komitmen UT dalam mewujudkan visi pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat.

