Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Pernyataan ‘Rakyat Jelata’ Tuai Kontroversi, Jubir Presiden Minta Maaf
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Pernyataan ‘Rakyat Jelata’ Tuai Kontroversi, Jubir Presiden Minta Maaf
HukumPolitik

Pernyataan ‘Rakyat Jelata’ Tuai Kontroversi, Jubir Presiden Minta Maaf

Last updated: Jumat, 6 Desember 2024, 11:12 AM
By M. Khamdi
Share
1 Min Read
Aditra Irawati, Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA:  Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto, Adita Irawati, meminta maaf setelah pernyataannya yang menggunakan diksi ‘rakyat jelata’ menuai kontroversi. Pernyataan tersebut terkait dengan kasus dakwaan Miftah Maulana yang diduga menghina penjual es teh. Adita mengakui bahwa pemilihan kata tersebut tidak tepat dan mengklarifikasi bahwa itu bukan sengaja dipilih.

Adita, yang sebelumnya menjabat sebagai juru bicara Kementerian Perhubungan pada periode 2020-2024, mengungkapkan penyesalan Istana atas kejadian tersebut. Melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 5 Desember 2024, Adita menjelaskan bahwa kata ‘rakyat jelata’ digunakan sesuai dengan arti dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yaitu “rakyat biasa”. Ia menekankan bahwa tidak ada maksud untuk merendahkan atau melemahkan kelompok tertentu.

Lebih lanjut, Adita menyatakan bahwa kejadian ini muncul karena adanya perubahan makna pada diksi tersebut di era sekarang. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan lebih berhati-hati dalam menggunakan bahasa di masa depan dan terus melakukan introspeksi diri. “Sekali lagi, saya mohon maaf,” ujar Adita.

Sebelumnya, Adita menggunakan istilah ‘rakyat jelata’ saat menjelaskan sikap Presiden Prabowo yang selalu berpihak pada masyarakat kecil. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks penghakiman terhadap Miftah Maulana, yang dianggap menghina penjual es teh dalam sebuah pengajian. Pernyataan ini viral di media sosial dan mendapat reaksi tajam dari warganet.

You Might Also Like

Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

TAGGED: Adita Irawati, Gus Miftah, Juru Bicara Presiden, Prabowo Subianto, rakyat jelata
M. Khamdi 6 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2024, Salma Sabil Borong 4 Penghargaan
Next Article Perdana Menteri Malaysia Soroti Gus Miftah Hina Penjual Es Teh
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?