JAKARTA (Sketsa.co) — PT Nusantara Infrastructure Tbk melalui anak usahanya, PT Portco Infranusantara (Portco) telah menyelesaikan seluruh proses divestasi atau pelepasan seluruh kepemilikan saham PT Intisentosa Alambahtera (ISAB) pada 10 Maret 2023.
Seluruh jumlah saham yang dilepas berjumlah 60.174 saham atau 39% kepada PT LDC Indonesia selaku pembeli dengan nilai transaksi sebesar US$ 5,7 juta.
Selain itu, di tanggal yang sama, Portco juga menerima US$ 2,2 juta sebagai pelunasan pembayaran pinjaman pemegang saham dari ISAB. ISAB merupakan pemegang konsesi dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk pembangunan dan pengoperasian terminal kargo kering dan basah di Pelabuhan Panjang, Lampung, dengan menggunakan dan mengelola lahan tambahan untuk pelayanan penyimpanan tangki.
Indah D.P. Pertiwi, Head of Corporate Communication & CSR Nusantara Infrastructure, mengatakan sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi bisnis inti, melalui anak usaha, perseroan melepas seluruh kepemilikan saham di sektor pelabuhan.
“Kepemilikan saham juga terbilang minority shareholders karena hanya sebesar 39%,” katanya dalam keterangan pers tertulis, Selasa (14/3).
Proyek Strategis
Ke depan, Nusantara Infrastructure terus berkomitmen untuk mendukung infrastruktur melalui berbagai proyek strategis yang berkelanjutan di berbagai sektor. Selain renewable energy dan air bersih, saat ini portofolio terbesarnya masih di sektor jalan tol yang berada wilayah urban atau perkotaan.
Di tahun 2023 ini, beberapa proyek strategis yang sedang dikerjakan oleh Nusantara Infrastructure di antaranya adalah pembangunan proyek peninggian jalan Tol BSD di KM 8, proyek weaving Serpong Ramp Juction di KM 10, pembangunan akses Makassar New Port (MNP) sepanjang 3,2 km di Makassar dan proses tender Tol Jorr Elevated Cikunir-Ulujami.
Baca juga: AP II Gandeng Arab Saudi Kembangkan Fasilitas Jemaah Umrah dan Haji
PT Nusantara Infrastructure Tbk (dengan kode saham META) adalah salah satu perusahaan investor dan operator infrastruktur swasta terintegrasi di Indonesia yang berdiri sejak 2006 dan fokus dalam pengembangan bisnis perseroan, yakni pemilik dan pengelola jalan tol (Jakarta, Tangerang Selatan dan Makassar), jasa pengelolaan air bersih, pembangkit energi terbarukan dan jasa pelabuhan.
Saat ini Nusantara Infrastructure dalam pengelolaan bisnis jalan tol, pengelolaan air bersih, pelabuhan dan energi terbarukan, telah memberikan layanan kepada lebih dari 79 juta pengguna jalan tol, 2.025 liter/detik air bersih, 1,27 juta pelanggan listrik di wilayah Kalimantan Barat dan 10.000 masyarakat di Kabupaten Dairi dan Karo, Sumatera Utara.

