JAKARTA (Sketsa.co) —Turis China serbu negara-negara Asia Tenggara favorit kunjungan wisatawan mancanegara, yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand menyusul pembukaan perbatasan negeri itu pada 8 Januari 2023.
Seperti diwartakan SCMP.com, kaum berduit asal China berdatangan ke Singapura, Malaysia dan Thailand sejak Pemerintah China membuka perbatasannya dan melonggarkan pembatasan Covid-19 pada 8 Januari 2023 yang memungkinkan warganya untuk lebih leluasa melancong ke luar negeri.
Setelah hampir tiga tahun pembatasan ketat akibat pandemi, pembukaan perbatasan Negeri Tirai Bambu dan pelonggaran pembatasan Covid-19 telah memicu antusiasme warga China kaya untuk berbondong-bondong melancong ke mancanegara.
Singapura, Malaysia dan Thailand menjadi tiga negara favorit di Asia Tenggara yang banyak menerima kunjungan wisatawan China. Alhasil, fenomena wisatawan China serbu Asia Tenggara menjadi tak terelakkan. Selain tiga negara itu, serbuan turis China juga terindikasi menyasar Filipina dan Indonesia, terkhususnya Bali.
Tahun ini, Pemerintah Indonesia menargetkan kunjungan 253.000 wisatawan China. “Target (kunjungan wisatawan asal China) 253.000 itu tetap dikejar,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara daring, Senin (2/1/2023).
Terkait dengan antisipasi masalah kesehatan wisatawan China, Sandi menegaskan bahwa pihaknya mengkoordinasikan hal itu dengan Kemenkes dan Satgas Covid.
“Kita menyambut wisatawan dari China dengan karpet merah, tentunya dalam bingkai protokol kesehatan yang telah kita terapkan dan sanggup mengendalikan pandemi Covid,” katanya.
Menyusul ledakan kasus Covid di China beberapa waktu terakhir, sejumlah negara menerapkan wajib tes PCR dengan hasil negatif sebelum dan sesudah kedatangan turis asal China. Jepang, Taiwan, Amerika Serikat, Kanada, Australia dan beberapa negara di Eropa seperti Perancis, Italia, Inggris menerapkan ketentuan tersebut terkhusus untuk pendatang dari China.

