Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Anomali Itu Berjudul ‘Kampanye Dipadati Massa Tapi Elektabilitas Rendah’
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Anomali Itu Berjudul ‘Kampanye Dipadati Massa Tapi Elektabilitas Rendah’
OpiniPolitik

Anomali Itu Berjudul ‘Kampanye Dipadati Massa Tapi Elektabilitas Rendah’

Tiga kampanye akbar menjelang berakhirnya masa kampanye dan memasuki minggu tenang sebelum pemungutan suara pada 14 Februari 2024 tersebut seolah menjadi ajang pembuktian siapa di antara ketiga paslon (01,02, 03) itu yang paling berhasil menggaet hati calon pemilih.

Last updated: Senin, 29 Januari 2024, 12:46 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Ada kegairahan kuat yang terpancar dari massa pendukung pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD di setiap gelaran kampanye akbar yang diberi tajuk Hajatan Rakyat sejak kampanye akbar atau rapat umum digelar mulai 21 Januari 2024. Beberapa kali paslon nomor urut 03 itu menggelar kampanye terbuka seperti di Bandung, Medan, Kulonprogo (DIY) nyaris selalu dipenuhi massa yang memenuhi lapangan.

Ada antusiasme besar yang meruyak dari belasan ribu massa yang selalu memadati lokasi kampanye akbar Ganjar-Mahfud.  Antusiasme itu tak mungkin muncul sebagai hasil dari pengarahan, mobilisasi atau rekayasa, apalagi transaksional.

Hal serupa juga tampak dari tampilan kampanye terbuka yang digelar paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Nyaris di setiap gelaran kampanye terbuka yang dihelat paslon nomor urut 01 ini, hadir belasan ribu massa yang memperlihatkan kegairahan besar.

Tak mungkin massa yang membanjiri lapangan atau hamparan terbuka kampanye Anies-Cak Imin itu dimobilisasi dengan pengarahan atau iming-iming imbalan dan sejenisnya. Tanpa hasrat kuat dari dalam diri mereka, tentu mereka tak bakal sudi hadir.

Sebaliknya, kampanye terbuka yang digelar oleh paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di sejumlah tempat terlihat tak cukup “menggelegar” atau dibanjiri massa yang memadati lokasi. Contohnya kampanye di Subang beberapa hari lalu yang menampilkan Prabowo berorasi dan dihadiri antara lain mantan politisi PDIP Maruarar Sirait. Meski cukup banyak hadirin di lokasi, namun tampak longgar dan banyak ruang kosong.

Beda Hasil Survei

Yang menarik, meski duet Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin tampak dielu-elukan dan pendukungnya hampir selalu memadati lokasi tempat mereka melakukan kampanye terbuka, namun elektabilitas kedua paslon tersebut sejauh ini berkutat di kisaran 20-an persen.

Bandingkan dengan elektabilitas Prabowo-Gibran yang selalu nangkring di peringkat teratas dengan raihan 40-an persen, bahkan ada yang merilis temuan hasil survei telah melampaui 50-an persen.

Ramai kampanye, tapi hasil survei tetap rendah. Seolah ada anomali. Ini menimbulkan tanda tanya di benak banyak pihak.

Baca juga: Jokowi-AHY Bareng Sarapan Gudeg, Apa Langkah Demokrat Selanjutnya?

Dua paslon akan menggelar kampanye akbar di Jakarta menjelang berakhirnya masa kampanye Pilpres 2024 pada 10 Februari nanti. Anies-Cak Imin dijadwalkan akan berkampanye di Jakarta International Stadium (JIS) pada tanggal tersebut, sementara Prabowo-Gibran di hari itu akan menggelar kampanye di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

Sedangkan Ganjar-Mahfud akan menggelar kampanye akbar terakhir di Solo, Jawa Tengah pada 10 Februari 2024, namun sejauh ini belum dipastikan lokasinya.

Tiga kampanye akbar menjelang berakhirnya masa kampanye dan memasuki masa tenang sebelum pemungutan suara pada 14 Februari 2024 tersebut seolah menjadi ajang pembuktian siapa di antara ketiga paslon (01,02, 03) itu yang paling berhasil menggaet hati calon pemilih. Indikatornya tentu saja satu: seberapa banyak massa yang akan menghadiri perhelatan kampanye masing-masing paslon tersebut…

 

 

 

 

 

 

 

 

You Might Also Like

Lurah: Jembatan Emas di Persimpangan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

TAGGED: Anies-Muhaimin, Ganjar-Mahfud, kampanye akbar, Pilpres 2024, Prabowo-Gibran
Raden Parwoto 29 Januari 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Jokowi-AHY Bareng Sarapan Gudeg, Apa Langkah Demokrat Selanjutnya?
Next Article Benarkah Prabowo-Gibran Cermin Jokowi Tiga Periode?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Lurah: Jembatan Emas di Persimpangan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi
Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres
The Future of Money: Ramalan Milton Friedman tentang Uang Maya yang akan Mengubah Dunia
Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?