Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Waspada! RSV Lebih Berbahaya dari Flu Biasa bagi Lansia
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Waspada! RSV Lebih Berbahaya dari Flu Biasa bagi Lansia
KesehatanNews

Waspada! RSV Lebih Berbahaya dari Flu Biasa bagi Lansia

Last updated: Senin, 17 Februari 2025, 11:19 AM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
Gambar/Istimewa
SHARE

SURABAYA, Jawa Timur: Para ahli kesehatan mengingatkan tingginya risiko yang dihadapi oleh lansia dengan penyakit penyerta akibat infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV) di Indonesia. Menurut dr. Bambang Susilo Simon, SpP, FCCP, FAPSR, FISR, dokter spesialis paru dari National Hospital Surabaya, RSV adalah virus pernapasan yang sangat menular dan sering kali disalahartikan sebagai flu biasa. Gejalanya mirip dengan flu, seperti hidung tersumbat, batuk, dan demam. Namun, diagnosis RSV cukup sulit karena memerlukan tes khusus yang mahal dan tidak mudah diakses.

Lansia dan penderita penyakit penyerta sering kali tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi RSV, sehingga berisiko mengalami komplikasi serius. Saat ini, belum ada pengobatan khusus untuk RSV pada orang dewasa, yang semakin memperumit penanganannya. Populasi lansia di Indonesia terus meningkat dan diprediksi mencapai 14,6% dari total populasi pada 2030. Angka rawat inap dan kematian akibat RSV pada lansia jauh lebih tinggi dibandingkan pada anak-anak. Lansia dengan kondisi seperti pneumonia, gagal jantung kongestif (CHF), asma, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) memiliki risiko komplikasi yang lebih besar.

Infeksi RSV dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat, termasuk henti napas dan gagal napas. Sekitar 30% lansia yang dirawat akibat RSV mengalami komplikasi jantung. RSV diketahui menimbulkan dampak lebih parah dibandingkan COVID-19 dan influenza, terutama bagi lansia. Penyebaran RSV lebih aktif terjadi selama musim hujan, terutama antara September hingga Februari, dengan puncaknya di bulan Oktober dan Desember. Virus ini mudah menular dalam rumah tangga, di mana satu orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus ke tiga orang lainnya. Lansia yang terinfeksi bahkan dapat menularkan virus lebih lama dibandingkan kelompok usia lainnya.

Tingkat rawat inap pasien RSV berusia 60 tahun ke atas lebih tinggi, dengan kebutuhan terapi oksigen, ventilasi mekanik, hingga perawatan di ICU. Kasus infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus meningkat, dengan gejala seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, dan kesulitan bernapas. Dalam tiga tahun ke depan, kasus RSV di Asia Tenggara diperkirakan mencapai 15,2 juta, dengan 6,1 juta kasus terjadi di Indonesia. Dr. Bambang menekankan pentingnya pencegahan melalui vaksinasi dan edukasi untuk mengurangi dampak infeksi RSV, terutama bagi kelompok yang paling berisiko tinggi. Pemerintah juga perlu memberi perhatian lebih terhadap beban kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh RSV seiring meningkatnya populasi lansia.

You Might Also Like

Hidup Mewah di Medsos? Siap-Siap Dipantau Pajak!

Gen Z Wajib Tahu: Gak Semua Bunga Pinjaman Itu Manis

Bappenas Buka Lowongan Asisten Analis Ekonomi Makro, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!

Gen Z vs Milenial: Bedanya Gaya Pikir Soal Uang dan Masa Depan

TAGGED: infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV), penyakit lansia, penyebaran RSV, RSV bagi lansia, virus pernapasan
M. Khamdi 17 Februari 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Cara Daftar KTP Digital: Syarat, Langkah, dan Manfaatnya
Next Article Kopi vs Teh: Mana yang Lebih Baik untuk Cegah Stroke? Simak Penjelasan ini
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029
Pengacara Nadiem Sayangkan Perhitungan Kerugian Negara Kasus Korupsi Chromebook Berubah
MAKI: Pencabutan Status Cekal Victor Hartono Mengusik Rasa Keadilan
Lowongan Baru! Komisi Informasi DKI Cari Sosok Berintegritas, Kamu Salah Satunya?
Bansos Tuntas Bertahap: Proses Rekening Kolektif Capai 1,6 Juta Penerima
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?