Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Hati-Hati! Sering Gunakan Mode Tiptronic Bisa Merusak Transmisi Otomatis
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Hati-Hati! Sering Gunakan Mode Tiptronic Bisa Merusak Transmisi Otomatis
NewsTravel

Hati-Hati! Sering Gunakan Mode Tiptronic Bisa Merusak Transmisi Otomatis

Last updated: Selasa, 18 Maret 2025, 6:02 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA: Bagi pemilik mobil dengan transmisi otomatis, fitur mode manual atau tiptronic sering menjadi pilihan untuk meningkatkan pengalaman berkendara. Mode ini memungkinkan pengemudi mengontrol perpindahan gigi secara manual, memberikan sensasi berkendara yang lebih responsif. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu sering menggunakan mode tiptronic dapat berdampak buruk pada transmisi mobil, terutama pada city car dan family car?

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis transmisi otomatis Worner Matic, mengungkapkan bahwa penggunaan mode tiptronic yang berlebihan dapat memperpendek umur transmisi otomatis.

“Terutama untuk family car atau city car yang tidak didesain untuk penggunaan ekstrem, sebaiknya tidak sering memakai mode tiptronic,” ujar Hermas.

Bahaya Penumpukan Torsi

Tidak seperti mobil performa tinggi yang memang dirancang untuk menahan tekanan besar, mobil harian memiliki batas durabilitas yang lebih rendah. Dalam mode tiptronic, terjadi penumpukan torsi pada girboks transmisi otomatis. Hal ini berfungsi untuk memberikan tenaga maksimal saat akselerasi atau menghadapi jalan menanjak.

Namun, jika digunakan secara tidak tepat atau berlebihan, penumpukan torsi ini dapat menyebabkan keausan komponen lebih cepat. Transmisi yang seharusnya bekerja dalam batas wajar malah dipaksa menahan beban lebih besar dari yang seharusnya. Akibatnya, dalam jangka panjang, transmisi otomatis bisa mengalami masalah seperti perpindahan gigi yang kasar atau bahkan tidak dapat berpindah sama sekali.

“Kalau terus-menerus dipaksa, lama-kelamaan transmisi bisa mengalami ‘jedug’ atau bahkan macet total,” tambah Hermas.

Beda dengan Mobil Performa Tinggi

Perlu diketahui bahwa mobil performa tinggi memang didesain untuk mentolerir tekanan besar dan sering berpindah gigi dalam kecepatan tinggi. Oleh karena itu, mode tiptronic pada mobil sport atau performa tinggi memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan city car atau family car.

Untuk itu, bagi pemilik mobil harian yang ingin menjaga ketahanan transmisi, sebaiknya gunakan mode otomatis sesuai dengan peruntukannya. Jika memang harus menggunakan mode tiptronic, pastikan tidak terlalu sering dan hanya dalam kondisi tertentu seperti melewati tanjakan curam atau membutuhkan akselerasi tambahan.

Menjaga transmisi otomatis agar tetap awet bukan hanya tentang cara mengemudi, tetapi juga pemahaman terhadap batasan kendaraan. Jadi, mulai sekarang, bijaklah dalam menggunakan mode tiptronic agar transmisi mobil tetap dalam kondisi optimal dan tidak cepat rusak.

You Might Also Like

Taman Nasional Komodo Kembali Moncer di Dunia Internasional

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!

TAGGED: bahaya penumpukan torsi, city car, dampak buruk pada transmisi mobil, fitur tiptronic, mobil transmisi otomatis
M. Khamdi 18 Maret 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Google Tingkatkan Fitur Find My Device, Bisa Lacak Lokasi Teman dan Keluarga
Next Article Kelola Uang THR dengan Bijak agar Tak Lenyap Seketika
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Awas! Campak Bisa Berakibat Fatal untuk Orang Dewasa
Lakukan Pelanggaran, OJK Beri Sanksi Administratif ke Bank Neo Commerce
Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah
Di Tengah Lonjakan Harga BBM, PM Thailand Pilih Pakai Mobil Listrik BYD
Taman Nasional Komodo Kembali Moncer di Dunia Internasional
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?