JAKARTA (Sketsa.co) — Selain menawarkan fasilitas lengkap, Tzu Chi Hospital yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo pada Rabu (14/6), juga menerima pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
Pendirian Tzu Chi Hospital didasari oleh banyaknya masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Data menunjukkan bahwa sekitar 2 juta WNI pergi ke luar negeri untuk berobat dan mengeluarkan devisa hingga Rp97 triliun per tahun.
Selain itu, Tzu Chi Hospital juga didirikan untuk memenuhi kebutuhan pasien dari golongan masyarakat berpenghasilan rendah yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan optimal.
Untuk mendukung hal ini, Tzu Chi Hospital saat ini menerima pelayanan dengan pembayaran pribadi, asuransi, dan juga BPJS dengan rujukan (untuk rawat jalan) serta kondisi darurat.
Direktur Umum Tzu Chi Hospital Suriadi menjelaskan bahwa prinsip utama rumah sakit ini adalah memberikan pelayanan yang sama kepada semua pasien tanpa memandang status atau latar belakang ekonomi.
“Kami tidak membedakan fasilitas yang kami berikan, yang membedakan hanya metode pembayarannya. Jika pasien datang dengan BPJS, kami akan membantu dengan pembayaran BPJS, jika pasien memiliki asuransi, kami akan membantu dengan asuransi, dan jika pasien membayar sendiri, kami akan membantu dengan pembayaran pribadi,” kata Suriadi seperti dikutip dalam kanal YouTube “DAAI Magazine” pada Jumat, (16/6).
Selain itu, Suriadi juga menyatakan bahwa ada banyak kejadian kecelakaan di mana pasien tidak memiliki BPJS. Tzu Chi Hospital tetap berkomitmen untuk membantu mereka meskipun tidak memiliki BPJS.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk hadir dan membantu masyarakat. Jadi tidak ada perbedaan,” jelas Suriadi.
Melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, Tzu Chi Hospital dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas, tetapi juga oleh masyarakat dengan ekonomi lemah.
Baca juga: Presiden Resmikan dan Apresiasi Tzu Chi Hospital di PIK
Tzu Chi Hospital merupakan rumah sakit nirlaba yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan profesional dan berkualitas internasional dengan sentuhan kehangatan budaya humanis dan kekeluargaan. Rumah sakit ini berada di bawah naungan Yayasan Buddha Tzu Chi Medika Indonesia.
Rumah sakit ini memiliki prinsip menghargai jiwa, mengutamakan kehidupan, dan cinta kasih, serta berharap menjadi rumah sakit rujukan ideal yang dapat menjadi contoh baik dalam dunia kedokteran.
Tzu Chi Hospital mulai memberikan layanan kesehatan kepada pasien Covid-19 pada 14 Juni 2021 saat pandemi Covid-19 mencapai puncaknya, dan mulai membuka layanan untuk pasien umum pada 1 Oktober 2021.
Peralatan Medis Canggih
Sebagai rumah sakit bertaraf internasional yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Tzu Chi Hospital dilengkapi dengan peralatan medis berstandar tinggi. Salah satu contohnya adalah Advanced 4D Cardiac MRI 3 Tesla, alat pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi total digital imaging dengan 128 RF channel yang dapat memeriksa organ yang diinginkan. Hal ini memungkinkan gambar yang lebih jelas dan cepat tanpa perlu mengubah posisi pemeriksaan.
Tzu Chi Hospital juga dilengkapi dengan 4D CT-Scan 512 Slices, 3D Mammografi, rehabilitasi robotik, Elekta Linac Versa HD, PET/CT dan SPEC/CT, serta kamar operasi hybrid yang dilengkapi dengan CT-Scan dan Robotic C-Arm, sehingga memudahkan jalannya operasi dan meningkatkan keselamatan pasien.
Saat peresmian, Presiden Jokowi mengapresiasi kehadiran rumah sakit ini karena dianggap dapat menghemat devisa negara.
“Kita tahu bahwa hampir 1 juta WNI pergi berobat ke luar negeri setiap tahunnya….Sekarang, hentikan itu, pergilah ke Tzu Chi Hospital,” ujar Jokowi.


Aku peserta BPJS, pensiunan PNS.
Menurut dokter penyakit jantung koroner, September 2019 serangan jantung dan rawat inap seminggu.
Pertanyaan, apakah bisa berobat langsung ke RS Tzu chi hospital, atau kah dirujuk, dari RS Advent Bandarlampung? Trims..