Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Presiden Korea Selatan Cabut Status Darurat Militer
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Presiden Korea Selatan Cabut Status Darurat Militer
Internasional

Presiden Korea Selatan Cabut Status Darurat Militer

Last updated: Rabu, 4 Desember 2024, 11:55 AM
By Sarjito Hambeng
Share
2 Min Read
SHARE

SEOUL: Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, mencabut status darurat militer pada Rabu (4/12/2024) pukul 04.30 waktu setempat, hanya beberapa jam setelah mengumumkannya. Langkah ini dilakukan setelah parlemen menolak status tersebut, menyebutnya ilegal dan inkonstitusional.

Darurat militer diumumkan pada Selasa (3/12/2024) malam untuk menghadapi ancaman kekuatan komunis dan elemen “antinegara” yang dianggap mendukung Korea Utara. Namun, keputusan ini menuai kecaman dari parlemen dan masyarakat. Sebanyak 190 anggota parlemen secara bulat menolak deklarasi tersebut dan mendesak pencabutannya. Ketua Majelis Nasional, Woo Won-shik, menegaskan bahwa parlemen akan melindungi demokrasi bersama rakyat.

Penolakan dari parlemen memicu tuntutan pemakzulan terhadap Presiden Yoon. Ratusan pengunjuk rasa juga berkumpul di depan gedung parlemen, menyerukan Yoon untuk mundur. Partai oposisi menuduh Presiden melakukan pemberontakan melalui kebijakan darurat militer.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Yoon menuduh parlemen melakukan manipulasi legislatif dan anggaran yang melumpuhkan fungsi negara. Meski mengkritik parlemen, ia menyatakan pencabutan darurat militer dilakukan setelah keputusan Majelis Nasional diterima.

Presiden Yoon menyampaikan: “Saya mengumumkan darurat militer untuk melindungi negara dari kekuatan anti-negara yang mengancam demokrasi. Namun, sesuai tuntutan parlemen, status darurat ini akan segera dicabut melalui pertemuan Dewan Negara.”

Kini, situasi politik di Korea Selatan tengah memanas, dengan desakan pemakzulan dan protes yang meluas, menandai tantangan serius terhadap kepemimpinan Presiden Yoon.

You Might Also Like

Di Tengah Lonjakan Harga BBM, PM Thailand Pilih Pakai Mobil Listrik BYD

Gerhana Matahari Cincin Diperkirakan Muncul pada 17 Februari 2026

Pulau Panjang Sumbawa Dijual Online, Kawasan Konservasi yang Kaya Keanekaragaman Hayati

Covid-19 Merebak Kembali di Asia, Pemerintah Belum Berlakukan Pembatasan Perjalanan

TAGGED: darurat militer, Korsel, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol
Sarjito Hambeng 4 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah Akan Diberangkatkan Umrah
Next Article Bansos PKH Tahap 4 Cair Desember 2024: Syarat, Cara Cek, dan Besaran Bantuan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Awas! Campak Bisa Berakibat Fatal untuk Orang Dewasa
Lakukan Pelanggaran, OJK Beri Sanksi Administratif ke Bank Neo Commerce
Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah
Di Tengah Lonjakan Harga BBM, PM Thailand Pilih Pakai Mobil Listrik BYD
Taman Nasional Komodo Kembali Moncer di Dunia Internasional
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?