JAKARTA: Hujan deras selama dua jam pada Jumat, 22 November 2024, memicu banjir besar di Tangerang Selatan, menggenangi tiga kecamatan. Meluapnya Kali Ciputat menyebabkan tanggul sementara yang sedang diperbaiki jebol, mengakibatkan ribuan rumah, kendaraan, dan fasilitas umum terendam. Hingga kini, belum ada laporan mengenai pengungsian warga.
Dilaporkan oleh Timenews.co.id melalui kanal YouTube Alex Xa Gokil News, banjir berdampak di berbagai desa dan kawasan, termasuk Perumahan Taman Mangu Indah di Jurang Mangu Barat. Air mulai masuk sekitar pukul 15.20 WIB dan dengan cepat menggenangi rumah warga. Titik lain seperti Jalan Bintaro Utama 3A dan sebuah masjid di Pesanggrahan juga mengalami genangan dengan ketinggian bervariasi.
Beberapa warga terdampak banjir mengungkapkan bahwa banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya. “Arusnya sangat deras dan cepat naik. Kami hanya bisa menyelamatkan barang-barang penting,” ujar Martina.
“Kami tidak menyangka banjir akan separah ini, ” ungkap Setiawan.
Menurut Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangerang Selatan, jebolnya tanggul sementara disebabkan intensitas hujan tinggi di hulu Kali Ciputat. Pihaknya menjanjikan perbaikan tanggul permanen selesai akhir Desember 2024. Namun, warga meminta fokus sementara dialihkan untuk memperkuat tanggul darurat agar lebih kokoh.
Banjir ini menjadi pengingat akan perlunya antisipasi yang lebih baik dalam menghadapi curah hujan tinggi. Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret untuk mencegah banjir serupa di masa mendatang.

