JAKARTA: Generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, kini tak hanya mendominasi media sosial atau pasar konsumsi digital, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam industri properti. Perubahan lanskap ini memaksa para pengembang untuk menyesuaikan strategi, terutama dalam merancang dan memasarkan produk hunian yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan generasi baru.
Sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi, Gen Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap tempat tinggal mereka. Hunian tidak lagi sekadar tempat beristirahat, tetapi juga harus mendukung gaya hidup digital, mobilitas tinggi, hingga kesadaran akan efisiensi dan keberlanjutan. Tak heran, konsep smart home atau rumah pintar kini menjadi primadona di kalangan anak muda.
“Rumah pintar ialah rumah dengan segala kemudahan di dalamnya. Dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dalam waktu singkat dan jarak yang dekat ke mana pun,” ujar Nabila Nadia Hanum, Manager Operasional PT Chalidana Grup, dalam keterangannya.
Smart home menawarkan fasilitas canggih seperti kamera CCTV, smart door lock, pengaturan pencahayaan otomatis, hingga integrasi perangkat rumah tangga dengan smartphone. Fitur-fitur ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan efisiensi waktu—dua hal yang sangat dihargai oleh generasi muda yang multitasking.
Nabila mengungkapkan bahwa tren ini telah terbukti dari data internal perusahaannya. “Hampir 90 persen peminat atau warga yang sudah memilih hunian di semua proyek hunian kami adalah milenial,” jelasnya. Ia menambahkan, kedekatan hunian dengan tempat kerja dan pusat aktivitas juga menjadi pertimbangan utama bagi Gen Z saat memutuskan membeli rumah.
Fleksibilitas lokasi dan kemudahan akses menjadi nilai tambah tersendiri. “Jarak yang dekat dengan mana pun memungkinkan penghuni menjangkau segala kebutuhan lebih cepat dan hemat waktu serta hemat biaya,” tambah Nabila.
Melihat potensi besar yang dimiliki pasar anak muda, Chalidana Grup terus mengembangkan proyek hunian yang dirancang khusus untuk memenuhi ekspektasi mereka. Efisiensi, teknologi, dan kenyamanan menjadi kunci utama dalam tiap rancangan.
“Kami memperhatikan efisiensi dan kenyamanan seperti dilengkapinya smart home yang memungkinkan otomatisasi seperti mengatur pencahayaan, suhu ruangan, hingga jadwal perangkat elektronik. Ini memudahkan hidup yang serba cepat dan multitasking, khas generasi muda,” terangnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa industri properti tengah mengalami pergeseran signifikan. Tak hanya pada jenis bangunan atau lokasi, tetapi juga pada filosofi dasar hunian itu sendiri. Rumah kini bukan hanya tempat tinggal, melainkan bagian dari gaya hidup yang cerdas, modern, dan efisien.
Dengan mengakomodasi kebutuhan Gen Z dan milenial, pengembang seperti Chalidana Grup menunjukkan bahwa berinovasi bukan lagi pilihan—melainkan keharusan untuk bertahan dan tumbuh di era properti yang terus berkembang.

